Breaking News:

Hari Hak Asasi Manusia Diperingati 10 Desember, Berikut 7 Kasus Pelanggaran HAM Berat di Masa Lalu

Hari Hak Asasi Manusia Diperingati 10 Desember, Berikut 7 Kasus Pelanggaran HAM Berat di Masa Lalu

Editor: Ayuk Fitri
KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG
Aktivis Jaringan Solidaritas Korban untuk Keadilan menggelar aksi Kamisan ke-453 di depan Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (4/8/2016). Dalam aksi itu mereka menuntut pemerintah menyelesaikan kasus-kasus pelangaran hak asasi manusia di masa lalu dan mengkritisi pelantikan Wiranto sebagai Menko Polhukam karena dianggap bertanggung jawab atas sejumlah kasus pelanggaran HAM di Indonesia. 

Hari Hak Asasi Manusia Diperingati 10 Desember, Berikut 7 Kasus Pelanggaran HAM Berat di Masa Lalu yang Masih Misterius

TRIBUNKALTIM.CO - Hari Hak Asasi Manusia diperingati setiap 10 Desember.

Peringatan Hari Hak Asasi Manusia (HAM) rutin dirayakan setiap tahunnya oleh banyak negara di seluruh dunia termasuk di Indonesia.

Sejarah lengkap Hari Hak Asasi Manusia pada bagian akhir artikel ini.

Tapi bagaimana penegakan supremasi hukum dan hak asasi manusia (HAM) hingga peringatan Hari Hak Asasi Manusia 2018?

Beberapa kasus pelanggaran HAM berat masa lalu belum juga menemukan titik terang terkait penyelesaiannya.

Sampai saat ini, masih ada tujuh kasus pelanggaran HAM berat masa lalu yang ‘tertahan’ di Kejaksaan Agung (Kejagung).

Tujuh kasus itu Tragedi 1965, Penembakan Misterius 1982-1985, Peristiwa Talangsari di Lampung 1989, Kasus Penghilangan Orang secara Paksa 1997-1998.

Kerusuhan Mei 1998, Penembakan Trisakti, Tragedi Semanggi I, dan Tragedi Semanggi II (1998-1999), serta Kasus Wasior dan Wamena di Papua (2000). Adapula kasus pembunuhan aktivis HAM Munir.

Berikut ini catatan terkait konflik dan polemik HAM yang terjadi sepanjang dua dasawarsa terakhir, dikutip dari dokumentasi harian Kompas, Kompas.com, dan sumber kredibel lain:

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved