Pengesahan RTRW Bontang Dipastikan Molor, Status Lahan Kilang Bontang Masih Menggantung

"Kalau melihat waktu, kemungkinan bisa dimulai lagi pada awal tahun lagi," kata Ketua Panitia Khusus (Pansus) RTRW, Muslimin.

Pengesahan RTRW Bontang Dipastikan Molor, Status Lahan Kilang Bontang Masih Menggantung
TRIBUNKALTIM/IKHWAL SETIAWAN
Ketua Pansus RTRW, Muslimin mengatakan pengesahan revisi Raperda RTRW dipastikan molor sampai tahun depan. Akibatnya sertfikasi lahan kilang Bontang bakal terhambat. Selasa (11/12/2018) 

Pengesahan RTRW Bontang Dipastikan Molor, Status Lahan Kilang Bontang Masih Menggantung

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Materi pembahasan revisi Raperda Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) Kota Bontang hampir dipastikan molor hingga tahun depan.

Pasalnya, draft pembahasan yang digodok sejak tahun lalu sampai sekarang tak kunjung tuntas.

Di lain sisi, Raperda ini sangat dibutuhkan sebagai alas hukum penetapan lahan mega proyek industri, Gross Root Refinery (GRR) Pertamina.

"Kalau melihat waktu, kemungkinan bisa dimulai lagi pada awal tahun lagi," kata Ketua Panitia Khusus (Pansus) RTRW, Muslimin kepada wartawan saat ditemui di ruangan kerjanya, Selasa (11/12/2018) siang.

Untuk Kepentingan Proyek Strategis, Bupati Janji Semester I 2019 RTRW Bulungan Selesai Revisi

Pengembang Masih Tunggu Perubahan RTRW Samarinda Terbaru, Baru Bisa Membangun

Menurut Muslimin materi pembahasan pansus masih menunggu persetujuan subtansi dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR).

Dan sayangnya, sejak disampaikan 4 bulan lalu sampai sekarang belum persetujuan tersebut belum ada.

Dia juga tak menampik bahwa lambannya pengesahan raperda ini juga diakibatkan adanya polemik terkait penetapan kawasan hijau di sekitar wilayah perusahaan.

"Memang terganjal karena polemik dengan perusahaan. Tapi masalah itu sudah klir," kata politisi Golkar ini.

Lebih lanjut, Muslimin mengatakan bahwa Raperda RTRW ini sangat dibutuhkan karena menyangkut dokumen induk pemetaan wilayah, kawasan industri hingga kawasan perumahan.

Halaman
12
Penulis: Ichwal Setiawan
Editor: Doan Pardede
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved