Liga 1
Pusamania Borneo FC ingin Pelatih Dejan Antonic Dipertahankan
Tim asal kota Samarinda itu berhasil di finish di 10 besar, yakni peringkat ke 7 klasemen akhir dengan point 48.
Penulis: tribunkaltim | Editor: Martinus Wikan
Pusamania Borneo FC ingin Pelatih Dejan Antonic Dipertahankan
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kompetisi Liga 1 2018 telah usai, Persija Jakarta berhasil keluar sebagai juara.
Kalimantan Timur (Kaltim) kehilangan lagi salah satu timnya, yakni Mitra Kukar yang pada musim depan harus berlaga di Liga 2, setelah musim sebelumnya Persiba Balikpapan lebih dulu terdegradasi dari kompetisi tertinggi sepak bola Indonesia, Liga 1.
Di musim depan Borneo Fc jadi satu-satunya tim asal Kaltim yang berlaga di Liga 1. Tim asal kota Samarinda itu berhasil di finish di 10 besar, yakni peringkat ke 7 klasemen akhir dengan point 48.
Kendati target berlaga di kancah Asia gagal diraih Pesut Etam, namun perjuangan skuad asuhan Dejan Antonic itu tetap mendapatkan apresiasi dari fans Borneo Fc, yakni Pusamania.
Hendrik, salah satu pengurus Pusamania menilai, permainan Borneo Fc mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya, hal itu terbukti dengan berhasil finishnya Borneo Fc di 10 besar klasemen.
"Kami lihat dari kaca mata supoter, permaianan Borneo Fc ada peningkatan. Grafik permaianan bagus, namun sedikit turun di akhir-akhir laga," ucapnya kepada TRIBUNKALTIM.CO, Senin (10/12/2018).
Menurutnya sejumlah pemain patut dipertahankan, karena menunjukan permainan yang konsisten dan baik disetiap laga Borneo Fc. Untuk pemain lokal, yakni Sultan Samma, Lerby Eliandry Pong Babu, Wildansyah, Diego Michiels, dan Wahyudi Hamisi.
Sedangkan pemain asing, menurutnya Matias Ruben Conti patut dipertahankan oleh manajemen. Tidak hanya pemain, menurutnya Dejan Antonic telah membentuk tim Borneo Fc menjadi lebih baik dibandingkan dengan pelatih sebelumnya.
"Pelatih sudah bagus, Dejan bisa angkat tim ini. Sejumlah pemain juga patut dipertahankan," jelasnya.
"Tentu kita harap musim depan ada perubahan yang lebih baik lagi, kalau bisa juara, atau bisa bermain di AFC," harapnya.
Terakhir dia berharap dukungan Pemerintah Kota Samarinda guna dapat melengkapi kekurangan yang ada di Stadion Segiri, seperti lampu.
Pasalnya, selama ini Borneo Fc beberapa kali harus menjalani laga kandang tidak bermain di Stadion Segiri saat bermain pada waktu malam.
"Pemkot sudah buktikan, rencananya lampu akan segera diperbaiki, dan juga menambah santle ban, jadi tetap bisa bermain di Segiri saat waktu malam," tutupnya. (cde)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/dejan-antonic-3.jpg)