Pilpres 2019

Sudjiwo Tedjo Bicara soal Netralitasnya di Pilpres 2019 'Kalau Netral itu Duitnya sak Incrit-incrit'

Pekerja Seni Sudjiwo Tedjo memberikan komentar soal kenetralannya dalam pemilihan presiden (pilpres) 2019.

Sudjiwo Tedjo Bicara soal Netralitasnya di Pilpres 2019 'Kalau Netral itu Duitnya sak Incrit-incrit'
kolase Twitter/Kompas
Prabowo, Jokowi dan Sudjiwo Tedjo 

Sudjiwo Tedjo Bicara soal Netralitasnya di Pilpres 2019 'Kalau Netral itu Duitnya sak Incrit-incrit'

TRIBUNKALTIM.CO - Pekerja Seni Sudjiwo Tedjo memberikan komentar soal kenetralannya dalam pemilihan presiden (pilpres) 2019.

Hal ini diungkapkan Sudjiwo Tedjo melalui Twitter miliknya, @sudjiwotedjo, Kamis (13/12/2018).

Mulanya, netizen dengan akun @heru_atmaja bertanya pada Sudjiwo Tedjo.

Menjawab pertanyaan dari netizen itu, Sudjiwo Tedjo menjawab dirinya juga bingung atas kenetralannya di pilpres.

Ia lalu bercerita pernah dikira mendukung calon presiden (capres)  tertentu.Sudjiwo tedjo mengatakan bahwa dirinya sempat disebut lebih condong ke istilah 212.

Diketahui, 212 merupakan Reuni Akbar yang diselenggarakan di Monas pada 2 Desember 2018 dan dihadiri capres nomor urut 02, Prabowo Subianto.

Namun, Sudjiwo Tedjo mengatakan, dirinya juga pernah disebut condong ke capres nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi).

Baca: Gara-gara Komentari hal Ini, Sudjiwo Tedjo Minta Maaf pada Jokowi

 "Apakah aku masih netral? Aku juga bingung.

Tadi di Bandara Soekarno-Hatta ada bapak2 yg nyelamatin aku “Makasih, Mbah. Saya tahu Mbah cenderung ke 212.”

Tapi ada lagi bapak2 lain nyalami aku, “Suwun Mbah Jiwo. Perasaan saya Mbah condong ke Pak Jokowi," tulis Sudjiwo Tedjo.

Kicauan Sudjiwo Tedjo, Kamis (13/12/2018)
Kicauan Sudjiwo Tedjo, Kamis (13/12/2018) (Capture Twitter)
Halaman
123
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved