PON 2020

Atlet Berpotensi Siap Seleksi Pra PON, Asprov PSSI Kaltim Siap Panggil Awal Tahun 2019

selama pelaksanaan cabang olahraga sepak bola dalam Porprov kemarin, pihaknya telah membentuk tim talent scouting

Atlet Berpotensi Siap Seleksi Pra PON, Asprov PSSI Kaltim Siap Panggil Awal Tahun 2019
HO - Humas Pemkab Kutim/Fuji
Final sepak bola Porprov Kaltim 2018 antara Kutai Timur Vs Kutai Kartanegara di Stadion Kudungga, Rabu (12/12/2018). 

Atlet Berpotensi Siap Seleksi Pra PON, Asprov PSSI Kaltim Siap Panggil Awal Tahun 2019

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Usai perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Kaltim yang telah berakhir pada 12 Desember 2018 lalu, Asprov PSSI Kaltim akan menyaring para atlet muda berbakat untuk memperkuat tim sepak bola Kaltim dalam Pra-PON 2019 medatang.

Hal tersebut diutarakan langsung oleh ketua Asprov PSSI Kaltim, Yunus Nusi.

Dijelaskan lebih lanjut, bahwa selama pelaksanaan cabang olahraga sepak bola dalam Porprov kemarin, pihaknya telah membentuk tim talent scouting dimana mereka yang telah mendata dan menyaring beberapa pemain yang nantinya akan ikut memperkuat tim tersebut selain atlet lainnya yang juga bermain sepak bola di Liga 1 dan Liga 2.

"Talent scouting sudah memberikan laporan, sudah kelihatan calon-calon pemain untuk memperkuat Pra-PON, sebagian besar lahir dari Porprov, tapi ada juga sebagian dari pemain Liga 2 dan Liga 1," ungkapnya.

Setelah terkumpul, nantinya mereka akan dipanggil untuk kembali mengikuti seleksi yang digelar oleh Asprov PSSI Kaltim pada January tahun depan.

Lebih lanjut, ada 5 kabupaten kota yang menurut Yunus Nusi mendominasi untuk pemainnya dipanggil, diantaranya Kutai Kartanegara, Balikpapan, Samarinda, Kutai Timur, dan Bontang.

"Januari nanti kita akan panggil mereka semua, untuk kita seleksi. Saya lihat dalam Porprov kemarin mereka seharusnya sudah bisa menjadi pemain yang cukup professional. Dengan tekhnik dan skill yang cukup mempuni," ucapnya.

Untuk kuota pemain sendiri, Yunus tidak bisa menjelaskan secara pasti, namun diperkirakan akan berjumlah 28 hingga 30 atlet, bahkan jika berpatok pada besar kecilnya anggaran yang ada, bisa jadi skuat tersebut akan berisi 24 pemain saja.

"Kuota 28 sampai 30 pemain, tergantung pendanaan juga, jika kurang ya mungkin 24 pemain saja," serunya.

Usai dipanggil seleksi pada January nanti akan berlangsung hingga Mei 2019, kemudian nantinya akan melakukan pematangan tim setelahnya karena untuk Pra-PON diperkirakan akan bergulir pada September 2019 nanti.

"Kita seleksi terus sampi bulan Mei, karena setelah itu kita sudah pematangan, karena Pra-PON akan dilaksanakan pada September nanti," tutupnya. (m03)

Penulis: tribunkaltim
Editor: Martinus Wikan
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved