Laga Manchester City vs Everton: Akhir Rasa Kecewa Guardiola

PEP Guardiola tidak akan pernah melupakan momen yang terjadi pada 21 Agustus 2016. Pada pertandingan kandang pertama Manchester City

Laga  Manchester City vs Everton: Akhir Rasa Kecewa Guardiola
zimbio.com
Pep Guardiola 

TRIBUNKALTIM.CO - PEP Guardiola tidak akan pernah melupakan momen yang terjadi pada 21 Agustus 2016. Pada pertandingan kandang pertama Manchester City musim kompetisi 2017/18 tersebut Guardiola merasakan kekecewaan yang mendalam.

MANTAN pelatih Barcelona dan Bayern Muenchen tersebut sangat kecewa timnya gagal meraih kemenangan atas Everton di Etihad Stadium. Everton nyaris membawa pulang tiga angka dari sana sebelum Raheem Sterling mencetak gol penyama kedudukan.

Hasil imbang tersebut ternyata berpengaruh terhadap mental Guardiola. Dia sempat khawatir akan mengulang kegagalan mengantarkan Manchester City menjuarai Premier League pada musim sebelumnya. Pada musim 2016/17 Everton juga menahan imbang Manchester City 1-1 di Etihad Stadium.

"Saya ingat duduk dengan Pep setelah pertandingan dan Pep benar-benar kecewa. Saya ingat bilang kepada dia berusaha untuk menyemangati dia dan saya bilang, 'Pep ini tidak akan sama seperti tahun lalu.'," tutur Chairman Manchester City Khaldoon Al Mubarak seperti dikutip dari Manchester Evening News.

Baca: Persiba Balikpapan Persiapkan 6 Pemain Porprov di Laga Piala Indonesia

Tiga musim berjalan sejak Pep Guardiola mendapat kepercayaan melatih Manchester City. Selama itu Guardiola memoles Manchester City menjadi satu dari sekian tim terbaik di Eropa, bahkan dunia.

Namun demikian, selama itu pula Pep Guardiola tak pernah berhasil mengantarkan Manchester City mengalahkan Everton di Etihad Stadium. Fakta tersebut yang membayangi mantan pelatih Barcelona itu saat pertandingan Premier League 2018/19 melawan Everton di Etihad Stadium, Sabtu (15/12).

Di atas kertas kualitas Everton masih di bawah Manchester City, namun mereka layak percaya diri saat datang ke Etihad Stadium. The Toffees, julukan Everton, masih jadi satu-satunya klub Premier League yang melakoni dua laga tanpa kalah di Etihad Stadium sejak era kepelatihan Pep Guardiola.

Everton datang ke Etihad Stadium dengan kepercayaan diri yang tinggi. Klub asal kota Liverpool itu memiliki keyakinan dapat menghadirkan masalah untuk The Citizens. Keyakinan itu muncul karena performa impresif mereka sejak berada di bawah arahan Marco Silva.

Baca: Bek Brasil Renan Alves Tinggalkan Borneo FC Jadi Incaran Klub Malaysia Kedah FA

"Musim ini cukup banyak perkembangan pada diri kami, di mana itu menunjukkan cara bermain kami dan secara khusus cara kami bermain di kandang tim-tim besar," ujar Michael Keane, bek tengah Everton, dikutip dari Evertonfc.com.

Sepanjang bergulirnya Premier League musim ini Everton telah menjalani empat laga tandang melawan tim-tim besar. Mereka telah menghadapi Arsenal, Manchester United, Chelsea dan Liverpool. Dari empat pertandingan itu mereka mengalami tiga kekalahan.

"Kami memang belum mendapatkan hasil-hasil yang layak di sana, tapi jika Anda membandingkan kami dari musim lalu, kami benar-benar berbeda. Pelatih mendatangkan pemain-pemain brilian, skuat lebih dalam dan kami siap bersaing di papan atas klasemen," kata Keane.

Baca: Jelang Liverpool vs Manchester United, Mourinho Tebar Psywar Hitung-hitungan Trofi dengan Klopp

Usaha Pep Guardiola untuk mengakhiri catatan buruknya melawan Everton mengalami kendala. Guardiola kehilangan dua pengatur serangan terbaik timnya. David Silva akan absen karena mengalami cedera hamstring. Kevin De Bruyne hampir bisa dipastikan belum bisa membela Manchester City karena belum pulih dari cedera.

Namun demikian, Guardiola memiliki skuat yang dalam. Dia memiliki banyak pemain yang mampu menggantikan pemain bintang dan memiliki kualitas yang hampir setara. (tribunnews/deo)

Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved