Minggu, 12 April 2026

Mayat Ditemukan di Pantai Bengkalis, Ternyata Seorang Operator Kasino di Malaysia

Tim DVI Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau berhasil mengidentifikasi satu jenazah yang ditemukan di Perairan Selat Malaka.

KOMPAS.com/Istimewa
Jenazah korban saat akan dievakuasi ke rumah sakit, Kamis (13/12/2018). 

TRIRBUKALTIM.CO, BENGKALIS- Tim Disaster Victim Investigation (DVI) Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau kembali berhasil mengidentifikasi satu jenazah yang ditemukan di Perairan Selat Malaka, Kabupaten Bengkalis, Riau.

Kasus ini sudah terungkap, yakni kecelakaan kapal yang membawa TKI dari Malaysia ke Rupat, Bengkalis.

"Satu jenazah dengan nama Fahrurrazi (27), warga Dusun Citra Murni, Desa Manyang SB, Kecamatan Tanah Luas, Kabupaten Aceh Utara," ungkap Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto kepada wartawan, Sabtu (15/12/2018).

Dia menjelaskan, korban diidentifikasi berdasarkan pencocokan data antemortem.

Jenazah korban saat akan dievakuasi ke rumah sakit, Kamis (13/12/2018).
Jenazah korban saat akan dievakuasi ke rumah sakit, Kamis (13/12/2018). (KOMPAS.com/Istimewa)

Baca: Empat Fakta Temuan 10 Mayat Mengapung di Perairan Bengkalis, Diduga Kapal TKI yang Tenggelam

Baca: Dikira Jaringnya Berat Karena Dapat Ikan Banyak, Ternyata Saat Diangkat Isinya Mayat Tetangga

Baca: 8 Dari 9 Mayat yang Ditemukan Terapung di Selat Malaka Diduga Penumpang Kapal yang Tenggelam

 

Korban memiliki ciri di antaranya

  • * Tinggi badan 166-167 centimeter
  • * umur 27 tahun,
  • * Berat badan 50-60 kilogram
  • * Baju kaos belang-belang hitam putih horizontal lengan panjang,
  • * Celana pendek motif loreng,
  • * Jam tangan stainless merek Orient warna hitam
  • * Cincin bermata warna merah muda
  • * Gelang stainless
  • * Testis hanya tersisa 1 buah setelah operasi (kiri)
  • * Gigi geligi atas berjarang (diastema) dan sebelah kiri dekat bahu ada bekas gigitan.

Berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, korban selama ini bekerja di Malaysia sebagai operator di sebuah kasino, kata Sunarto.

Baca: Misteri 11 Mayat Mengapung di Selat Malaka Mulai Terkuak, Polisi Tak Mau Buru-buru Ambil Kesimpulan

Baca: Fakta Terkini Kasus Mayat dalam Drum, Polisi Sudah Tetapkan 5 Tersangka

Baca: Usai Simpan Mayat Ciktuti Iin Puspita di Lemari, Kedua Pelaku Masih Sempat Bersih-bersih Kamar Kos

"Korban hendak pulang ke Indonesia karena ingin mengurus dokumen yang sudah mati. Hal ini berdasarkan keterangan abang kandung dan istri korban," jelasnya.

Jenazah korban sudah diserahkan kepada pihak keluarganya, dan selanjutnya dibawa ke Aceh. Dengan demikian, hingga saat ini sudah lima jenazah yang diidentifikasi.

Empat korban lainnya, yakni Mimi Dewi, Ujang Chaniago, Marian Suhadi dan Faisal Ardiyanto. Korban ini juga sudah dibawa keluarganya. Polres Bengkalis berhasil mengungkap misteri penemuan 11 jenazah di Selat Malaka.

Kasus ini adalah sebuah kecelakaan kapal. Kasus ini terungkap setelah dua orang pembawa 11 korban dari Indonesia ke Malaysia, ditemukan di Perairan Selat Malaka.

Keduanya berinisial HM alias Boboi (31) dan JM (48), warga Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, Riau. Kedua tersangka menyerahkan diri ke Polres Bengkalis.

Tersangka mengaku telah membawa 11 korban dari Malaka ke Rupat menggunakan kapal. Namun sesampainya di tengah laut, kapal tenggelam. (*)

https://regional.kompas.com/read/2018/12/15/16174501/satu-lagi-jenazah-yang-ditemukan-di-selat-malaka-teridentifikasi-korban

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Satu Lagi Jenazah yang Ditemukan di Selat Malaka Teridentifikasi, Korban Adalah Operator Kasino di Malaysia", https://regional.kompas.com/read/2018/12/15/16174501/satu-lagi-jenazah-yang-ditemukan-di-selat-malaka-teridentifikasi-korban.
Penulis : Kontributor Kompas TV Pekanbaru, Citra Indriani
Editor : Farid Assifa

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved