OJK Rilis Kondisi Terkini Perbankan di Kaltim dan Kaltara, Beberapa Hal Jadi Catatan

OJK mengatakan bahwa untuk saat ini, stabilitas industri jasa keuangan yang berkantor pusat di Kaltim dan Kaltara masih terjaga dengan baik.

OJK Rilis Kondisi Terkini Perbankan di Kaltim dan Kaltara, Beberapa Hal Jadi Catatan
TRIBUNKALTIM/Rafan A Dwinanto
Kepala OJK Kaltim Dwi Ariyanto menjelaskan kondisi terkini perbankan yang berkantor pusat di Kaltim, Sabtu (15/12/2018) 

OJK Rilis Kondisi Terkini Perbankan di Kaltim dan Kaltara, Beberapa Hal Jadi Catatan

Laporan Tribun Kaltim, Rafan A Dwinanto

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Stabilitas industri jasa keuangan yang berkantor pusat di Kaltim dan Kaltara saat ini masih terjaga dengan baik.

Hal ini ditunjukkan dengan rasio kecukupan permodalan (Capital Adequacy Ratio/CAR) yang masih di atas ambang batas 8 persen.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kaltim, Rasio CAR bank yang berkantor pusat di Kaltim mencapai 20 persen.

"Artinya dari sisi permodalan, bank yang berkantor pusat di Kaltim masih kuat," kata Kepala OJK Kaltim, Dwi Ariyanto, saat ramah tamah dengan wartawan, Sabtu (15/12/2018).

Sementara, hingga Oktober 2018, total kredit yang tersalur di Bumi Etam mencapai Rp 71,98 triliun. Tumbuh sebesar 3,01 persen dibandingkan tahun sebelumnya (Year on year).

FGD Bank Mandiri - Tribun Kaltim: OJK Ajak Masyarakat Tak Ragu Manfaatkan Layanan Digital Banking

Gangguan Likuiditas makin Berat, OJK Sudah Peringatkan Jiwasraya

Sementara, piutang pembiayaan perbankan di Kaltim mencapai Rp 14,14 triliun. Meningkat 13,21 persen dibanding tahun sebelumnya.

"Semua bergerak positif," kata Dwi.

Kondisi sama baiknya juga terlihat pada kinerja Bank Umum Konvensional (BUK) dan Bank Umum Syariah (BUS) di Kaltim.

Halaman
12
Penulis: Rafan Dwinanto
Editor: Doan Pardede
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved