Wakil Bupati Kutim Bantah Beli Atlet saat Pekan Olah Raga Provinsi

Wakil Bupati Kutai Timur memastikan atlet yang bertarung pada Porprov VI Kaltim, bukanlah atlet beli yang datang tiba-tiba.

Wakil Bupati Kutim Bantah Beli Atlet saat Pekan Olah Raga Provinsi
HO - Humas Pemkab Kutim/Fuji
Final sepak bola Porprov Kaltim 2018 antara Kutai Timur Vs Kutai Kartanegara di Stadion Kudungga, Rabu (12/12/2018). 

Wakil Bupati Kutim Bantah Beli Atlet saat Pekan Olah Raga Provinsi

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Kasmidi Bulang, Wakil Bupati yang juga menjabat Ketua Kontingen Kutai Timur memastikan atlet yang bertarung pada Porprov VI Kaltim, bukanlah atlet beli yang datang tiba-tiba untuk mencuri emas kemudian pergi.

Atlet yang membela kontingen Kutim adalah atlet binaan Kutai Timur yang sudah beberapa kali ikut berpartisipasi membela Kutim di ajang tingkat provinsi. “Tidak benar kita membeli atlet. Mereka adalah atlet yang kita bina selama ini. Memang, mungkin mereka sedang menempuh pendidikan di luar Kutim. Tapi pembinaan mereka tetap jalan. Biaya mengikuti training center (TC) kita beri dana pembinaannya,” kata Kasmidi.

Atlet tenis misalnya, kata Kasmidi. Sudah satu tahun lebih dibina. Mereka mengikuti TC di luar daerah, dibiayai oleh Pemkab Kutim. Begitu juga dengan atlet sepakbola, yang diambil dari beberapa kecamatan di Kutim, dibina sudah sejak lama oleh Bupati Kutai Timur, Ismunandar. Mereka mengikuti pelatihan di luar Kutim, agar mampu berbicara di tingkat provinsi maupun nasional ke depannya.

“Atlet sepak bola Kutim, ada yang dari Kecamatan Sangkulirang, ada dari Rantau Pulung, ada juga yang dari Kaliorang dan Sandaran. Mereka telah lama mengikuti pelatihan di luar Kutim, dengan biaya dari Kabupaten Kutim. Ketika ada kegiatan Porprov Kaltim, mereka kembali untuk membela Kutim,” ungkap Kasmidi.

Begitu juga pada cabor bulu tangkis, menurut Kasmidi, atlet yang meraih medali emas, merupakan warga asli Kutim. Orang tuanya bekerja di Sangatta. Hanya saja, ia menempuh pendidikan di klub bulu tangkis di luar kota.
Begitu juga dengan atlet tinju dan tarung derajat. Mereka adalah atlet yang dibina Kutim sejak lama. Bahkan sebagian adalah pegawai di lingkungan Pemkab Kutim.

“Semangat kami meraih juara umum, juga termotivasi oleh almarhum Ketua KONI Kutim, Johansyah Ibrahim dan Kepala Sekretariat Kontingen Kutim, Muchtar. Keduanya berpesan, Kutim bisa menang kalau kita kompak dan pemerintah terus mendukung. Alhamdulillah, Bupati Ismunandar selalu mendukung,” ujar Kasmidi.(*)

Penulis: Margaret Sarita
Editor: Reza Rasyid Umar
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved