PSMS Medan Turun Kasta ke Liga 2, Edy Rahmayadi Salahkan Pengasuh dan Wartawan

"Untuk suporter, bayangkan bulan ini (Desember) saya harus bayar Rp 900 juta karena terkena sanksi. Bayangkan kalau Rp900 juta dibelikan vitamin".

PSMS Medan Turun Kasta ke Liga 2, Edy Rahmayadi Salahkan Pengasuh dan Wartawan
Instagram/@edy_rahmayadi
Foto Edy Rahmayadi 

PSMS Medan Turun Kasta ke Liga 2, Edy Rahmayadi Salahkan Pengasuh dan Wartawan 

TRIBUNKALTIM.CO - Tanggapan ikut diberikan Edy Rahmayadi, pembina tim PSMS Medan, terkait gagalnya tim Ayam Kinantan bertahan di kasta tertinggi kompetisi sepak bola Indonesia. 

Evaluasi besar-besaran disebut Edy Rahmayadi akan dilakukan setelah PSMS Medan harus mengakhiri kompetisi Liga 1 2018 dengan buruk.

Diketahui, PSMS Medan terbenam di dasar klasemen akhir Liga 1 2018 karena hanya mampu meraih 37 poin hasil dari 11 menang, empat imbang, dan 19 kalah dari total 34 laga yang dijalani.

Turun Kasta ke Liga 2, PSMS Medan Belum Bayar Gaji Pemain Asingnya

Akibatnya, dengan posisi tersebut otomatis membawa tim berjulukan Ayam Kinantan ini turun kasta ke Liga 2 pada musim depan.

"Introspeksi diri, evaluasi dan perbaiki untuk ke depan. Seluruhnya harus dievaluasi. Yang pertama pemainnya, kedua suporternya," katanya di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur, Jalan Pangeran Diponegoro, Kota Medan kemarin.

Edy Rahmayadi yang juga berstatus sebagai Gubernur Sumater Utara tampak pasang badan terhadap pengurus dan manajemen PSMS, usai tim berjuluk Ayam Kinantan degradasi ke Liga 2 musim depan. 

PSMS Medan Turun Kasta ke Liga 2, Bagaimana Kelanjutan Janji Edy Rahmayadi?

Kemudian, mantan Pankostrad ini juga menyesalkan sikap seporter yang sudah merugikan tim, bahkan manajemen keuangannya sendiri.

"Untuk suporter, bayangkan bulan ini (Desember) saya harus bayar Rp900 juta karena terkena sanksi. Bayangkan kalau Rp900 juta dibelikan vitamin, bagus itu untuk pemain," katanya.

Edy Rahmayadi menegaskan bahwa yang sangat perlu dievaluasi adalah pemain dan suporter PSMS atas kegagalan klub kebanggaan warga Medan bertahan di Liga 1.

Ditanya soal Kemungkinan Jatuh Cinta pada Ratu Tisha, Edy Rahmayadi: Anak Saya Tiga

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Umum (Ketum) PSSI ini menyampaikan, bahwa PSMS harus rela turun kasta dari liga teratas di Indonesia, bukan dikarenakan kesalahan dari manajemen.

Lebih lanjut, awak media juga kembali disindir oleh pria berusia 57 tahun ini karena performa tim yang memburuk.

"Bukan salah manajemennya. Salah pengasuhnya, termasuk wartawannya," katanya. (*) 

Artikel ini telah tayang di Bolasport.com dengan judul "PSMS Medan Terdegradasi dari Liga 1, Edy Rahmayadi Kembali Salahkan Wartawanhttps://www.bolasport.com/liga-1/322517-psms-medan-terdegradasi-dari-liga-1-edy-rahmayadi-kembali-salahkan-wartawan?page=2

Editor: Anjas Pratama
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved