Mancanegara

Facebook Blokir Postingan Anak Netanyahu Terkait Pengusiran Umat Islam dari Palestina

Pada hari yang sama, seorang bayi yang lahir prematur setelah ibunya ditembak dan terluka dalam serangan terpisah di dekatnya juga meninggal.

Facebook Blokir Postingan Anak Netanyahu Terkait Pengusiran Umat Islam dari Palestina
Techspot
Ilustrasi - Facebook 

TRIBUNKALTIM.CO, TEL AVIV - Putra sulung Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Yair Netanyahu, berkicau di Twitter tentang Facebook yang memblokir akunnya selama 24 jam.

Diwartakan Times of Israel, dia mengklaim Facebook berupaya mencegah kebebasan bicaranya dengan menghapus unggahannya yang menyerukan balas dendam terhadap Palestina usai serangan teror pekan lalu.

"Luar biasa. Facebook memblokir saya selama 24 jam hanya karena mengkritik," tulisnya di Twitter, Minggu (16/12).

Baca: BPOM Temukan 13 Minuman Kedaluwarsa Beredar di Minimarket di Bontang

Pada jejaringan media sosial itu, Yair meminta agar semua umat Islam meninggalkan Israel. AFP melaporkan, dia menulis bahwa hanya ada dua solusi untuk perdamaian, yaitu semua orang Yahudi angkat kaki dari Israel atau semua umat Islam yang pergi. "Saya lebih suka opsi kedua," tambahnya.

Komentarnya itu muncul setelah dua tentara ditembak mati pada Kamis lalu di sebuah terminal bus di Tepi Barat dekat permukiman. Pada hari yang sama, seorang bayi yang lahir prematur setelah ibunya ditembak dan terluka dalam serangan terpisah di dekatnya juga meninggal.

Baca: Turki Bersikukuh Pendeta Brunson Anggota CIA

Hingga kini, manajemen Facebook belum mengeluarkan komentar terkait persoalan tersebut. Aljazeera mencatat, Facebook pernah dikritik wartawan dan aktivis Palestina yang menuding layanan tersebut menerapkan standar ganda tentang menangani sensor masalah Israel-Palestina.

Tahun lalu, laporan dari The Intercept menyebutkan Facebook menghapus konten dan memblokir pengguna atas perintah pemerintah Israel dan Amerika Serikat.

Baca: Sinyal Teco ke Timnas Garuda Menguat, Dejan Antonic Ambil Alih Posisi Pelatih Persija?

Pada Maret lalu, puluhan jurnalis Palestina berkumpul di luar kantor PBB di Gaza City untuk memprotes pemblokiran akun Facebook warga Palestina dan mengecamnya sebagai pelanggaran kebebasan berpendapat dan berekspresi.

"Facebook memblokir sekitar 200 akun warga Palestina tahun lalu dan lebih dari 100 sejak awal 2018," kata Salama Maarouf, juru bicara Hamas.

Baca: Tak Hanya Tembok Besar China, Inilah 5 Tembok Bersejarah Lainnya di Dunia; dari Peru hingga Turki

Dia juga mengatakan, sekitar 20 persen akun Facebook warga Israel secara terbuka menghasut kekerasan terhadap Palestina tapi tidak menghadapi ancaman pemblokiran. (*)

Artikel ini sudah tayang di kompas.com dengan judul Unggah Tulisan soal Palestina, Akun Facebook Putra PM Israel Diblokir https://internasional.kompas.com/read/2018/12/17/18141291/unggah-tulisan-soal-palestina-akun-facebook-putra-pm-israel-diblokir

Editor: Ahmad Bayasut
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved