Darurat Narkoba

Sempat Mengelak, Pria di Balikpapan Ini Tak Berkutik Saat Polisi Temukan Barang Bukti

Kali ini, Unit Opsnal Polsek Balikpapan Selatan berhasil membekuk, RG (18) yang diduga pengedar narkoba.

HO/Polsek Balikpapan Selatan
Pengedar narkoba jenis sabu, RG (18) saat diamankan di Mapolsek Balikpalan Selatan berikut barang bukti, Minggu (16/11/2018) malam. 

Sempat Mengelak, Pria di Balikpapan Ini Tak Berkutik Saat Polisi Temukan Barang Bukti

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Muhammad Fachri Ramadhani

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Pemuda di Kota Balikpapan kembali diamankan polisi karena narkoba

Kali ini, Unit Opsnal Polsek Balikpapan Selatan berhasil membekuk, RG (18) yang diduga pengedar narkoba.

Ya, pemuda ini ditangkap polisi di Jalan Teratai Merah, Sepinggan Raya Balikpapan Selatan. Dari tangannya polisi mengamankan 3 paket sabu.

"Pengungkapan berawal dari informasi masyarakat. Anggota sudah intai tersangka sebelumnya," kata Kapolres Balikpapan melalui Kapolsek Balikpapan Selatan, Kompol M Jufri Rana, Senin (17/12/2018).

Daftar Orang Terkuat di Dunia, Posisi Jokowi Berada di Bawah Pemimpin ISIS

Pemkab PPU Targetkan Seluruh Utang Proyek Multiyears Selesai di Tahun 2019

Berbekal informasi dari masyarakat tersebut, Unit Opsnal Reskrim Polsek Balikpapan Selatan melakukan penyelidikan peredaran narkoba di Jalan Teratai merah, Sepinggan Baru Balikpapan Selatan tersebut.

Petugas pakaian preman langsung melakukan penggerebekan di rumah tersangka yang dicurigai.

Awalnya tersangka sempat mengelak.

Namun usai dilakukan penggeledahan, petugas menemukan narkoba jenis sabu. Di antaranya, paket sabu berat 0,15 gram, paket sabu berat 0,32 dan paket sabu berat 0,15 gram

"Kami amankan juga alat komunikasi, timbangan digital dan uang Rp1,8 juta yang diduga hasil dari penjualan narkoba," ungkapnya.

Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Perusakan Atribut Demokrat

Sebut Punya Bukti Perusakan Atribut Demokrat, SBY Persilakan Kapitra Lapor Polisi

Atas perbuatannya tersangka RG (18) dijerat pasal 114 ayat (1) Sub 112 (1) huruf a UU RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

"Kita kembangkan ke jaringan di atasnya," katanya. 

Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Doan Pardede
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved