Skandal Pengaturan Skor

Video 3 Gol Malaysia ke Gawang Indonesia di Final Piala AFF 2010 yang Dianggap Janggal

Andi Darussalam Tabusalla (ADS), mengungkap kejanggalan pada laga final Piala AFF 2010 antara Malaysia versus Indonesia.

Video 3 Gol Malaysia ke Gawang Indonesia di Final Piala AFF 2010 yang Dianggap Janggal
montase foto (YouTube/Mata Najwa, Facebook/Galeri Liga Indonesia)
Andi Darrussalam Tabussala, menyebut sejumlah keanehan di Final Piala AFF 2010, di acara Mata Najwa 19 Desember 2018. 

Video 3 Gol Malaysia ke Gawang Indonesia di Final Piala AFF 2010 yang Dianggap Janggal

TRIBUNKALTIM.CO - Hadir di Mata Najwa bertajuk PSSI Bisa Apa Jilid 2, Kamis (19/12/2018), mantan Manajer Timnas Sepak bola Indonesia, Andi Darussalam Tabusalla (ADS), mengungkap kejanggalan pada laga final Piala AFF 2010 antara Malaysia versus Indonesia.

Menurut Andi Darussalam ada pihak yang mengatur hasil pertandingan final Piala AFF 2010.

Saa itu Indonesia kalah agregat 2-4 dari Malaysia setelah tumbang 0-3 pada leg pertama 26 Desember 2010, di Kuala Lumpur.

"Saya tidak akan menyebut nama di sini, tapi akan saya sampaikan kepada insititusi yang berwenang," kata Andi Darussalam, dalam acara yang dihadiri Kapolri dan Menpora Indonesia.

Mantan Manajer Sepakbola Timnas Indonesia tahun 2010, Andi Darussalam saat hadir di Mata Najwa, Rabu (19/12/2018).
Mantan Manajer Timnas Sepak Bola Indonesia tahun 2010, Andi Darussalam saat hadir di Mata Najwa, Rabu (19/12/2018). (Capture Facebook Trans7 Official)

 Andi Darussalam menceritakan, setahun setelah laga final tersebut ia bertanya kepada orang-orang di dunia sepak bola Malaysia yang dikenalnya.

"Bagaimana Anda (Malaysia) bisa mainkan itu sampai kami (Indonesia) kalah," cerita Andi.

"Kalau kami tak bisa mainkan orang abang (pemain Indonesia) itu, tak bisa menang kami (Malaysia)," kata Andi menceritakan jawaban orang tersebut.

Andi Darussalam menyadari bahwa tiga gol yang bersarang ke gawang Indonesia sangat aneh.

"Sampai detik ini saya tidak bisa lupa. Pada menit awal (gol) pertama, harusnya Maman Abdurrahman biarkan itu bola, dan akan offside atau keluar, tapi Maman biarkan itu agar pemain lawan untuk bisa memberikan umpan. Di situlah gol pertama."

"Gol kedua, demikian juga, gol itu begitu cepat dan mudah dicetak Safee Sali. Jadi saya tidak pernah lupa, karena cita-cita saya hanya satu. Saya belum pernah membawa Indonesia juara."

Halaman
123
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved