Darurat Narkoba

181 Warga Balikpapan Jalani Rehabilitasi Narkoba, 2 di Antaranya ASN

"Rehabilitasi sebagai upaya penyelamatan penyalahguna dari jerat Narkoba," kata Kepala BNNK Balikpapan Kompol M Daud, Jumat (21/12/2018).

TRIBUNKALTIM/M FACHRI
BNNK Balikpapan Kompol Muhammad Daud 

181 Warga Balikpapan Jalani Rehabilitasi Narkoba, 2 di Antaranya ASN

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Muhammad Fachri Ramadhani

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Tahun 2018, BNN Kota Balikpapan telah merehabilitasi 181 penyalahguna narkoba, yakni dengan rehabilitasi Rawat Jalan, rujukan Rawat Inap, dan Asesmen Terpadu.

"Rehabilitasi sebagai upaya penyelamatan penyalahguna dari jerat Narkoba," kata Kepala BNNK Balikpapan Kompol Muhammad Daud, Jumat (21/12/2018).

Selain kegiatan tersebut juga dilakukan kegiatan berkelanjutan berupa pasca rehabilitasi. Hal ini bertujuan mencegah penyalahguna Narkoba untuk tidak kambuh (Relapse) kembali, jelas Daud.

Tingkatkan Pendapatan GPK, Sejumlah Titik Parkir Liar di Balikpapan Akan Ditertibkan

Keburu Dibongkar BNNK, 1.095 Gram Sabu dan 250 Butir Ekstasi Gagal Beredar di Balikpapan

Belakangan diketahui 2 di antara ratusan orang yang direhabilitasi BNNK Balikpapan adalah aparatur sipil negara (ASN) kota Balikpapan.

Hal tersebut diperoleh dari deteksi dini narkoba yang digalakkan masing-masing instansi pemerintah.

"Untuk ASN 2 orang (rehabilitasi) sampai akhir tahun ini. Sebelum rehab, kita asemen terlebih dahulu, bagaimana tingkat ketergantungan. Kita sarankan instansi rekomendasikan agar ASNnya dilakukan rehab," kata Kasi Rehabilitasi BNNK Balikpapan Dr Heni Darmayanti.

Kedua ASN Balikpapan ini jalani rehabilitasi rawat jalan. Jalannya proses rehabilitasi juga dimonitor langsung oleh kepala instansi yang bersangkutan.

Antisipasi Gaji Telat Bayar Kembali Berulang di Awal Tahun, PNS di Kabupaten Ini Mulai Irit Belanja

Polres Bontang Musnahkan Ratusan Botol Miras Berbagai Merek, Termasuk Juga Tuak

Sepanjang Tahun 2018 ini, BNN Kota Balikpapan memfasilitasi kegiatan tes urin kepada 10.341 orang.

Dengan hasil sebanyak 28 orang terindikasi positif menggunakan Narkoba. Sebagai upaya deteksi dini penyalahguna Narkoba.

Pihaknya telah melaksanakan kegiatan pencegahan berupa advokasi, sosialisasi, dan Kampanye STOP NARKOBA sebanyak 150 kali kegiatan dengan melibatkan 20.772 otang dari berbagai kalangan.

Sekadar diketahui, pada 2018 ini juga dilakukan pembinaan kawasan rawan narkoba yang dipusatkan di Kelurahan Baru Ulu.

Di lokasi tersebut tersebut BNN Kota Balikpapan bekerjasama dengan UPTD BLKI Kota Balikpapan melaksanakan pembinaan berupa pelatihan keterampilan “Teknisi Pendingin AC Split” kepada 15 orang masyarakat.

"Kegiatan ini memiliki harapan agar masyarakat yang tinggal di kawasan rawan narkoba memiliki keterampilan, kemandirian ekonomi dan dapat meningkatkan kualitas hidup sehingga tidak terjerumus bisnis peredaran Narkoba," kata Kepala BNNK Balikpapan, Kompol Muhammad Daud. 

Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Doan Pardede
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved