Di Mana Para Koruptor Bersarang, Mahfud MD dan Said Didu Saling Tuding

Mahfud MD menilai praktik korupsi di Indonesia terus merajalela, terkini korupsi dana hibah KONI di Kemenpora

Di Mana Para Koruptor Bersarang, Mahfud MD dan Said Didu Saling Tuding
Kolase TribunSolo.com
Mahfud MD dan Said Didu 

Di Mana Para Koruptor Bersarang, Mahfud MD dan Said Didu Saling Tuding

TRIBUNKALTIM.CO - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD berbicara tentang korupsi di Indonesia.

Berbicara tentang korupsi, Mahfud MD menilai praktik korupsi di Indonesia terus merajalela.

Mahfud MD berbicara tentang korupsi terkini, yang terjadi di jajaran kemenpora dan KONI.

 
Dalam kasus ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Deputi IV Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Mulyana sebagai tersangka.

Selain itu, pejabat pembuat komitmen (PPK) pada Kemenpora Adhi Purnomo dan staf Kemenpora Eko Triyanto juga menjadi tersangka.

Ketiganya diduga sebagai penerima suap.

Kolase tiga tersangka suap dana hibah KONI, dari kiri Deputi IV Kemenpora Mulyana, Sekjen KONI Ending Fuad Hamidy, dan Bendahara Umum KONI Johnny E Awuy resmi ditahan KPK usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (20/12/2018) dini hari. KPK resmi menahan lima orang tersangka diantaranya Sekjen KONI Ending Fuad Hamidy, Bendahara Umum KONI Johnny E Awuy, dan Deputi IV Kemenpora Mulyana dengan barang bukti berupa uang senilai Rp7,318 Miliar terkait kasus korupsi pejabat pada Kemenpora serta pengurus KONI Pusat. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Kolase tiga tersangka suap dana hibah KONI, dari kiri Deputi IV Kemenpora Mulyana, Sekjen KONI Ending Fuad Hamidy, dan Bendahara Umum KONI Johnny E Awuy resmi ditahan KPK usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (20/12/2018) dini hari. KPK resmi menahan lima orang tersangka diantaranya Sekjen KONI Ending Fuad Hamidy, Bendahara Umum KONI Johnny E Awuy, dan Deputi IV Kemenpora Mulyana dengan barang bukti berupa uang senilai Rp7,318 Miliar terkait kasus korupsi pejabat pada Kemenpora serta pengurus KONI Pusat. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Di sisi lain, Sekretaris Jenderal Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Ending Fuad Hamidy dan Bendahara Umum KONI Jhonny E Awuy sebagai tersangka. Keduanya diduga sebagai pemberi suap.

Terkait kasus korupsi yang marak terjadi, Mahfud MD mengatakan bahwa teori 'demokrasi memerangi korupsi' tak berlaku di Indonesia.

Pasalnya, ia menilai bahwa korupsi dilakukan melalui proses demokrasi.

Halaman
1234
Editor: Achmad Bintoro
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved