Darurat Narkoba

Keburu Dibongkar BNNK, 1.095 Gram Sabu dan 250 Butir Ekstasi Gagal Beredar di Balikpapan

Terhitung sebanyak 1.095 gram sabu dan 250 butir ekstasi dipastikan gagal beredar di Kota Balikpapan.

TRIBUN KALTIM/NALENDRO PRIAMBODO
ILUSTRASI - Kepala BNNK Balikpapan, Kompol Muhammad Daud menjelaskan proses penangkapan dua orang tersangka sabu di kantor BNNK Balikpapan, Jumat (6/7/2018). Dua orang yang salah satunya mantan anggota Densus 88 diamankan tim Undercover buy BNNK setelah melakukan transaksi narkoba jenis sabu di kawasan kampung baru. 

Keburu Dibongkar BNNK, 1.095 Gram Sabu dan 250 Butir Ekstasi Gagal Beredar di Balikpapan

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Muhammad Fachri Ramadhani

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Selama tahun 2018, Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Balikpapan telah berhasil membongkar 16 jaringan pengedar narkoba di wilayah kerjanya. 

Terhitung sebanyak 1.095 gram sabu dan 250 butir ekstasi gagal beredar.

"Total ada 24 tersangka. 23 pria dan 1 wanita. Sebagian besar berkas sudah dilimpahkan kejaksaan. Hanya 2 yang masih berkas sidik," kata Kepala BNNK Balikpapan Kompol Muhammad Daud, Jumat (21/12/2018).

Daud memaparkan, gelombang ancaman narkoba jadi masalah nyata yang harus dihadapi.

Bocah Tewas Kehabisan Oksigen Setelah Terkunci Berjam-jam di Mobil, Polisi Periksa Keluarga Korban

Diberhentikan Sementara Karena Bolos 12 Kali Sidang Paripurna, GKR Hemas Tolak Keputusan BK

Pengaruh buruk Narkoba jika tidak ditangani dengan serius dapat mengancam generasi muda dan menyebabkan loss generation.

"Perkara tersebut menuntut seluruh komponen masyarakat maupun elemen bangsa untuk bergerak bersama melawan kejahatan Narkoba yang bersifat terorganisir," ungkapnya.

Lebih lanjut, kata Daud, bersinergi adalah upaya dalam melawan kejahatan terorganisir dengan kebaikan yang terorganisir pula.

Dalam mengatasi permasalahan Narkoba, diperlukan strategi seimbang antara supply reduction dan demand reduction.

"Supply reduction bertujuan memutus mata rantai pemasok Narkoba, sedangkan demand reduction adalah memutus mata rantai pengguna Narkoba," jelasnya.

Antisipasi Gaji Telat Bayar Kembali Berulang di Awal Tahun, PNS di Kabupaten Ini Mulai Irit Belanja

Polres Bontang Musnahkan Ratusan Botol Miras Berbagai Merek, Termasuk Juga Tuak

Presiden RI telah mengeluarkan INPRES Nomor 06 Tahun 2018 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika Tahun 2018-2019.

Instruksi tersebut menitikberatkan pada pendayagunaan seluruh komponen bangsa untuk bergerak melawan kejahatan Narkoba. 

Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Doan Pardede
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved