Novel Baswedan Pernah Sebut Soal Keterlibatan Jenderal Polisi, Ini Kata Komnas HAM

Komnas HAM membuat laporan hasil pemantauan terhadap kasus penyerangan penyidik KPK Novel Baswedan, dan juga memberikan rekomendasi pada 3 lembaga.

Novel Baswedan Pernah Sebut Soal Keterlibatan Jenderal Polisi, Ini Kata Komnas HAM
(KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN)
Komnas HAM melaporkan hasil tim pemantauan terkait kasus penyerangan Novell Baswedan di Kantor Komnas HAM, Jakarta, Jumat (21/12/2018). 

Novel Baswedan Pernah Sebut Soal Keterlibatan Jenderal Polisi, Ini Kata Komnas HAM

TRIBUNKALTIM.CO - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia ( Komnas HAM) membuat laporan hasil pemantauan terhadap kasus penyerangan terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.

Komnas HAM kemudian menyampaikan sejumlah rekomendasi kepada tiga lembaga.

Novel pernah menyebut adanya keterlibatan seorang jenderal polisi dalam kasus penyerangannya. Terkait hal tersebut, Komisioner Komnas HAM Choirul Anam mengatakan, pada prinsipnya tim pemantauan Komnas HAM sudah meminta keterangan sejumlah orang yang relevan dengan kasus penyiraman air keras terhadap Novel. 

Komnas HAM Simpulkan Serangan terhadap Novel Baswedan Terencana dan Sistematis, Ini Alasannya

Hasil SKD CPNS 2018 Kemen-PUPR Diumumkan, Sejumlah Formasi Kosong Karena Tak Ada Pelamar

Anam tak menyebut apakah tim turut memeriksa jenderal polisi. Namun menurut dia, semua orang yang diduga memiliki keterkaitan sudah dimintai keterangan. 

"Semua pihak yang disebutkan dalam fakta, kami cantumkan dalam laporan. Siapapun namanya kami catat, kami tanyakan dan kami klarifikasi," ujar Anam dalam jumpa pers di Kantor Komnas HAM, Jakarta, Jumat (21/12/2018).

Tim pemantuan ini telah dibentuk Komnas HAM pada Februari 2018 lalu.

Tim kemudian melakukan pemeriksaan saksi dan data-data yang relevan.  

Beberapa di antaranya, tim pemantuan melakuan pertemuan dengan penyidik Polda Metro Jaya dan ahli.

Kemudian, meminta keterangan Novel dan saksi mata yang melihat langsung penyerangan.

Novel Baswedan disiram air keras oleh dua orang tak dikenal pada 11 April 2017 lalu.

Usai Tepergok Berduaan dengan Siswinya, Guru Musik SMA di Pati Ini Memilih Mengundurkan Diri

Terungkap, Tunangan Siska Icun Sulastri ternyata Ikut Dobrak Pintu Apartemen Saat Mayat Ditemukan

Akibat insiden tersebut, mata kiri Novel mengalami kebutaan dan ia harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit di Singapura.

Novel sempat menyebut ada jenderal polisi yang menjadi dalang dalam kasus penyerangannya itu.

Sejumlah Kasus yang Ditangani Novel Baswedan (KOMPAS)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Novel Baswedan Pernah Sebut Keterlibatan Jenderal Polisi, Ini Kata Komnas HAM"

Editor: Doan Pardede
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved