Gubernur Papua Minta Pasukan TNI-Polri Ditarik, Kodam XVII: Kami Hadir Melindungi, Bukan Membunuh

Untuk itu, Aidi menegaskan pihaknya tidak akan menarik pasukan dari Kabupatan Nduga.

Gubernur Papua Minta Pasukan TNI-Polri Ditarik, Kodam XVII: Kami Hadir Melindungi, Bukan Membunuh
kolase tribunnews
Gubernur Papua Lukas Enembe meminta pasukan TNI-Polri ditarik dari Papua. 

TRIBUNKALTIM.CO - Kodam XVII/Cenderawasih menjawab seruan Gubernur Papua Lukas Enembe dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) Yunus Wonda, yang meminta agar TNI-Polri ditarik dari Nduga.

Sebelumnya, Lukas Enembe dan para pemimpin legislatif di Papua sempat meminta agar Presiden RI, Panglima TNI, dan Kapolri, agar menarik seluruh aparat TNI dan Polri yang sedang melaksanakan tugas pengamanan di Kabupaten Nduga.

Menanggapi hal itu, Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf M Aidi menjawab seruan Gubernur Papua dan DPRP yang meminta agar TNI-Polri ditarik.

Kolonel Inf M Aidi menegaskan, kehadiran aparat TNI dan Polri di Kabupaten Nduga untuk melindungi rakyat dari kekejaman kelompok kriminal bersenjata (KKB), bukan untuk membunuh rakyat.

Aidi juga menunjukkan bahwa Gubernur dan Ketua DPR Papua tidak memahami tugas pokok dan fungsi sebagai pemimpin, pejabat, dan wakil rakyat.

Baca juga:

Bertandang ke Kediaman Pribadi Jusuf Kalla di Makassar, Ini Menu yang Dinikmati Jokowi

Maman Abdurrahman Tak Sengaja Sebut Pendukung Persib saat Bahas Isu Pengaturan Skor di Piala AFF

Simak, Inilah Jadwal Operasional Pengiriman Ekspedisi di Akhir Tahun 2018

Perkenalkan Luna Project di Bogor, Ridwan Kamil: Mengubah Sampah Perkotaan Menjadi Bahan Bakar

Halaman
1234
Editor: Kholish Chered
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved