Penabrak Sopir Truk di Samarinda Dijerat Dua Pasal; Ini Kronologi Kejadian yang Dihimpun Polisi

Darmanto merupakan korban lakalantas yang terjadi sekitar pukul 04.00 Wita di Jalan Letjend Suprapto.

Penabrak Sopir Truk di Samarinda Dijerat Dua Pasal; Ini Kronologi Kejadian yang Dihimpun Polisi
TRIBUN KALTIM / CHRISTOPER DESMAWANGGA
Korban kecelakaan lalu lintas yang diduga sengaja dibuang oleh penabraknya di selokan jalam Harmonika, depan kantor Kemenag Kota Samarinda, Jumat (21/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Christoper D

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Sopir pikap penabrak sopir truk yang ditemukan tewas di dalam selokan jalan Harmonika, depan kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Samarinda masih terus menjalani pemeriksaan.

Setelah ditangkap pada 21 Desember 2018 lalu di kawasan Loa Kulu, Kutai Kartanegara (Kukar) Muhammad Syahruddin (32) warga Jalan Melak, RT 10, Maluhu, Kukar, saat ini masih mendekam di tahanan Polresta Samarinda.

Selain mengamankan pelaku, kepolisian juga mengamankan mobil pikap bernomor polisi KT 8817 UI yang dikendarai pelaku saat menabrak korban.

Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku dijerat dengan dua pasal sekaligus, yakni pasal 310 ayat 4 UU Lalu Lintas dan pasal 306 KUHP tentang melakukan pembiaran yang berakibat terhadap meninggal dunianya seseorang.

"Dua pasal kita jerat, tapi masih diselidiki lebih lanjut, apakah ada unsur pidana lainnya, yang jelas kasus ini ditangani oleh Lantas dan juga Reskrim," ucap Kasat Lantas Polresta Samarinda, Kompol Erick Budi Santoso, Selasa (25/12/2018).

Baca juga:

Halaman
123
Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved