Pemkot Balikpapan Buka Pendaftaran Seleksi Calon Direksi Perusda Jumat Esok

Pendaftaran calon Direksi Perusda ini dibuka mulai 28 Desember 2018 sampai18 Februari 2019 mendatang.

Pemkot Balikpapan Buka Pendaftaran Seleksi Calon Direksi Perusda Jumat Esok
TRIBUN KALTIM/ARIS JONI
Rizal Effendi 

Pemkot Balikpapan Buka Pendaftaran Seleksi Calon Direksi Perusda Jumat Esok

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Pemkot Balikpapan membuka peluang bagi seluruh warga Balikpapan untuk mengikuti pendaftaran menjadi jajaran Direksi Perusda Balikpapan.

Pembahasan pendaftaran Direksi Perusda ini diungkapkan Walikota Balikpapan Rizal Effendi pada saat paparan akhir tahun Pemkot di Aula Kantor Walikota Balikpapan, Kamis (27/12/2048).

Rencananya pendaftaran calon Direksi Perusda ini dibuka mulai 28 Desember 2018 sampai18 Februari 2019 mendatang.

Lagu Seventeen Band Jadi Andalan Walikota Balikpapan & Istri, Ini Ucapan Belasungkawa Rizal Effendi

Nantinya, dijelaskan Rizal Efffendi, untuk tahun 2019, Perusda akan menangani Coastal Road dan Petikemas Kariangau.

"Sudah disampaikan Perusda harus menyiapkan permodalannya. Kalau tidak salah sampai Rp 5 Triliun untuk semua segmen," kata Rizal.

Walikota dua periode ini menjelaskan, untuk Direksi Perusda memang masih dalam pembahasan.

"Ada rencana seleksinya, kalau tidak salah besok," ujarnya.

1.401 CPNS 2018 Ikut Seleksi SKB Kemendikbud, Perebutkan 637 Formasi

Sementara itu, Kepala Bagian Ekonomi Sekdakot Balikpapan Arzaedi Rachman mengatakan, pemerintah kota hanya menyediakan satu lowongan yaitu untuk posisi Direktur Operasional.

Dimana posisi Direktur Operasional Perusda saat ini dijabat oleh Poerba Widjaja dengan masa jabatan dua periode. Direktur Perusda ini diharapkan mampu menjadi top manager pada sejumlah proyek di kota Balikpapan.

Arzaedi menyebutkan, kriteria calon Direktur Operasional Perusda Balikpapan diantaranya domisili Balikpapan, pendidikan terakhir strata satu (S1), pengalaman di bidang managerial memimpin kelompok kerja minimal lima tahun. Dengan batasan usia mendaftar adalah 55 tahun.

"Selain itu, calon Direksi Perusda juga tidak boleh berstatus pengurus partai politik, calon legislatif dan tidak pernah mencalonkan sebagai kepala daerah," kata Arzaedi.

Arzaedi menyampaikan, untuk pendaftaran Direksi Perusda nantinya setiap infrastruktur dibuat holding-holding yang bisa diawasi kepada bagian. Misalnya untuk pengelola KIK, coastal road, Jargas, dan eal estate.

"Prosedur ini salahsatunya untuk menyesuaikan keuangan Perusda yang ada saat ini," kata Arzaedi. (dha)

Penulis: Siti Zubaidah
Editor: Anjas Pratama
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved