Pilpres 2019

Prabowo Sebut Indonesia Semiskin Haiti, TKN Jokowi: Tapi Dia Minta Sumbangan Orang Miskin

"Kalau orang (sedang) miskin semestinya dia enggak minta sumbangan. Ini justru jadi kontradiksi di satu sisi

Prabowo Sebut Indonesia Semiskin Haiti, TKN Jokowi: Tapi Dia Minta Sumbangan Orang Miskin
Dok. Tim media pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto saat menghadiri sarapan bersama relawan dan tokoh masyarakat serta pimpinan koalisi Indonesia Adil Makmur wilayah Ponorogo di rumah makan Sate Lego, Ponorogo, Jawa Timur, Kamis (1/11/2018). 

Prabowo Sebut Indonesia Semiskin Haiti, TKN Jokowi: Tapi Dia Minta Sumbangan Orang Miskin

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA  - Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Arya Sinulingga, meminta capres nomor urut 02 Prabowo Subianto menolak sumbangan kampanye dari masyarakat.

Sebab, kata Arya, Prabowo kerap menyebut saat ini rakyat Indonesia hidup dalam kemiskinan. Karena itu, lanjut Arya, semestinya Prabowo tak meminta sumbangan ke masyarakat.

Hal itu disampaikan Arya menanggapi Prabowo yang membandingkan kemiskinan Indonesia dengan Rwanda dan Haiti.

Juru Bicara TKN Joko Widodo-Maruf Amin, Arya Sinulingga di Posko Pemenangan Jokowi-Maruf, di Menteng, Jakarta, Selasa (27/11/2018).
Juru Bicara TKN Joko Widodo-Maruf Amin, Arya Sinulingga di Posko Pemenangan Jokowi-Maruf, di Menteng, Jakarta, Selasa (27/11/2018). (KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN)

"Beliau selalu mengatakan Indonesia miskin tapi minta sumbangan ke orang Indonesia untuk kampanyenya," kata Arya saat ditemui di Posko Cemara, Menteng, Jakarta, Rabu (26/12/2018).

"Kalau orang (sedang) miskin semestinya dia enggak minta sumbangan. Ini justru jadi kontradiksi di satu sisi dia mengatakan Indonesia miskin. Tapi dia minta sumbangan. Jangan dong minta sumbangan ke orang miskin," lanjut Arya. 

Arya juga menyinggung pernyataan Prabowo yang menyatakan 99 persen orang Indonesia hidup pas-pasan.

Menurut Arya, pernyataan Prabowo yang menyatakan rakyat Indonesia hidup pas-pasan kontradiktif dengan upaya mantan Komnadan Jenderal Kopassus itu menggalang dana kampanye dari masyarakat.

Karena itu, Arya menantang Prabowo untuk konsisten terhadap pernyataannya tentang rakyat Indonesia yang miskin dengan menutup rekening dana kampanyenya.

"Nah ini tantangan ke BPN (Badan Pemenangan Nasional). Kalau kami mengatakan Indonesia makin lama makin baik ekonominya. Makanya kami buka rekening untuk bantuan. Karena kami tahu makin baik," ujar Arya.

Halaman
12
Editor: Achmad Bintoro
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved