Skandal Pengaturan Skor

Usai Buka-bukaan di Mata Najwa, Bambang Suryo Dijatuhi Hukuman Seumur Hidup

Bambang mengibaratkan dirinya sebagai bagian kecil di sepak bola yang mengalami ketidakadilan akibat sanksi tersebut.

Usai Buka-bukaan di Mata Najwa, Bambang Suryo Dijatuhi Hukuman Seumur Hidup
youtube/mata najwa
Pengakuan Bambang Suryo tentang dugaan pengaturan skor di Liga Indonesia serta menyebut nama Vigit Waluyo membuatnya dapat ancaman. 

Usai Buka-bukaan di Mata Najwa, Bambang Suryo Dijatuhi Hukuman Seumur Hidup

TRIBUNKALTIM.CO, MALANG - Manajer Persekam Metro FC, Bambang Suryo, memprotes keputusan Komite Disiplin PSSI yang menghukumnya seumur hidup. Pria yang akrab disapa BS itu menilai sanksi terhadapnya janggal.

"Saya tidak terima mas. Sanksi seumur hidup itu. Saya rasa ini janggal ya," katanya di Kota Malang, Kamis (27/12/2018).

Bambang Suryo merasa janggal atas tuduhan terhadap dirinya yang dinilai berupaya ingin menyuap PSN Ngada dalam pertandingan PSN Ngada versus Persekam Metro FC pada 26 November lalu di kompetisi Liga 3 2018.

"Langkah saya pasti jelas saya tidak mau menerima adanya sanksi seumur hidup," katanya.

Bambang mengaku tidak pernah menerima panggilan pemeriksaan sebelum sanksi itu dijatuhkan. Hal itu pula yang membuat Bambang Suryo menilai bahwa Komdis PSSI janggal.

"Belum pernah sama sekali mengikuti sidang. Belum pernah," katanya.

Selain itu, Bambang Suryo hingga saat ini belum menerima salinan surat keputusan sanksi terhadapnya. Langkah banding yang akan ditempuh Bambang belum bisa dilakukan karena tidak adanya salinan surat tersebut.

"Surat saja belum diterima mau banding gimana. Sedangkan saya tidak merasa dipanggil kok. Tidak lewat WA (Whatsapp), telepon, SMS," terangnya.

Bambang Suryo enggan mengira-ngira sanksi yang dijatuhkan kepadanya ada kaitannya dengan langkahnya membongkar adanya match fixing dalam sepak bola Indonesia.

Halaman
12
Editor: Achmad Bintoro
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved