Peter Butler Ungkap Simon McMenemy Mengarang soal Prestasi dan Kualifikasinya sebagai Pelatih

Butler merasa hal ini tidak adil bagi pelatih lain yang bisa mendapat kesempatan untuk melatih timnas.

Peter Butler Ungkap Simon McMenemy Mengarang soal Prestasi dan Kualifikasinya sebagai Pelatih
GONANG SUSATYO/BOLASPORT.COM
Pelatih Bhayangkara FC, Simon McMenemy, memberi instruksi kepada pemainnya saat melawan PSS Sleman pada uji coba di Stadion Maguwoharjo, Rabu (28/2/2017) sore. 

TRIBUNKALTIM.CO - Pelatih asal Inggris Peter Butler memberikan komentar soal pemilihan Simon McMenemy sebagai pelatih timnas Indonesia.

Mantan pelatih PSMS Medan itu menilai Simon McMenemy tak memiliki sertifikat pelatih UEFA Pro untuk melatih timnas.

Dilansir BolaSport.com dari Tribun Medan, Peter Butler bahkan mengatakan Simon McMenemy telah berbohong terkait lisensinya.

Tak hanya itu, Peter Butler juga mengatakan alasan Simon McMenemy hanya tiga bulan melatih timnas Filipina karena tak memiliki lisensi.

"Dia tak ada lisensi pro, itu gila. Tak ada pangalaman pegang tim nasional, itupun tiga bulan saja pegang tim Filipina. Tiga bulan saja sebelum mereka pecat dia karena tak ada lisensi," ujar Butler melalui pesan Whatsapp, Rabu (26/12/2018).

Peter Butler juga telah mengkonfirmasi kepada Asosiasi Sepak Bola Inggris tentang Simon McMenemy.

"Ya, saya tanya Director Elite Coaching English FA kalo dia punya License Pro mereka mengatakan tak mengenal dia. Dan Ashworth, Director English FA Elite Coaching, tidak punya data dan tidak ingat bahwa Simon punya Lisensi FA," kata Butler.

Menurut Butler, Simon McMenemy telah mengarang prestasi dan kualifikasinya.

“Dia mengarang prestasi dan kualifikasinya. Saya hormati pelatih Indonesia, tapi bagaimana mereka bisa hormat pelatih tim yang lisensinya seperti itu. Ini menarik untuk disikapi. Apa dia punya kualifikasi ini, Anda harus mendukung lisensi dengan surat atau sertifikat yang jelas, FA juga bilang tidak pernah dengar nama dia (McMenemy),” ujar Butler.

Butler merasa hal ini tidak adil bagi pelatih lain yang bisa mendapat kesempatan untuk melatih timnas.

“Saya hanya berpikir tidak adil ketika para pelatih melalui hal dan tahapan panjang untuk dapatkan lisensi. Namun orang tertentu hanya melalui koneksi bisa melangkahi proses itu,” kata Butler.

Soal pelatih timnas, Butler menampik bahwa dirinya menginginkan posisi tersebut.

Butler mengaku hanya ingin menyampaikan informasi tersebut.

”Tidak ada urusan dengan itu. PSSI sudah menyatakan semua pelatih asing harus mengantungi lisensi pro. Mungkin peraturan di PSSI berbeda. Tapi saya ragukan itu. Dia (Simon) tangani timnas Filipina hanya untuk tiga bulan dan dicoret ketika dia tidak punya lisensi yang diperlukan,” tutur Butler. (Bolasport.com)

Editor: Kholish Chered
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved