Jelang Tutup Tahun 2018, Razia Narkoba di Samarinda, Posko Relawan Dijadikan Tempat Tes Urine

Jelang tutup tahun 2018, aparat gabungan menggelar razia besar-besaran di Kota Samarinda dengan target utama narkotika.

Jelang Tutup Tahun 2018, Razia Narkoba di Samarinda, Posko Relawan Dijadikan Tempat Tes Urine
TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO
Giat Cipta Kondisi berupa razia Narkoba dan tes urine dilakukan di gang Bakti kelurahan Pelita Samarinda Ilir, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Sabtu(30/12/2018) malam. 

Jelang Tutup Tahun 2018, Razia Narkoba di Samarinda, Posko Relawan Dijadikan Tempat Tes Urine

Laporan wartawan tribunkaltim.co, Christoper D

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Jelang tutup tahun 2018, aparat gabungan menggelar razia besar-besaran di Kota Samarinda dengan target utama narkotika.

Sabtu (29/12/2018) malam kemarin, sekitar pukul 22.00 Wita, aparat gabungan yang terdiri dari Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Samarinda, Polresta Samarinda, dan FKPM Pelita menggelar operasi cipta kondisi didua lokasi.

Tim pertama yang terdiri dari personel BNNK, dan Polresta Samarinda melakukan pemeriksaan terhadap pengunjung, karyawan, serta ledies di tempat hiburan malam (THM) yang terdapat di jalan Nakhoda dam sekitarnya.

Kapolres AKBP Andrias Susanto Sebut Bulungan Tetap Siaga 1 Kasus Narkoba

Narkoba Terbukti Merusak Tubuh, BNNK Samarinda Kirim 3 Pecandu ke Rumah Sakit Jiwa

Bawa Narkoba dari Belanda ke Indonesia, Steve Emmanuel Lolos Karena Lilitkan Kokain ke Dalam Baju

Dari beberapa THM yang dilakukan pemeriksaan, petugas hanya mendapatkan dua orang yang urinenya positif mengandung narkoba.

Sedangkan tim kedua, yang terdiri dari BNNK dan FKPM Pelita, serta pihak Kelurahan Pelita menyasar rumah-rumah warga langsung disekitar jalan Lambung Mangkurat dan jalan Gatot Subroto yang merupakan salah satu kawasan rawan peredaran narkoba di Samarinda.

Satu per satu rumah yang dicurigai terdapat narkoba diketuk guna pemeriksaan, namun kebanyakan rumah yang disasar tidak menemukan hasil.

 

 

Bahkan, terdapat satu bangunan dua lantai yang didapati terdapat lubang kecil, yang diduga diduganakan sebagai loket transaksi narkoba.

Sementara itu, di Gang 1, tepatnya di Posko Relawan Bhakti, BNNK menjadikan Posko relawan tersebut sebagai tempat tes urine kepada warga sekitar, maupun pengendara yang melintas di depan posko relawan.

Hasilnya, didapati 22 orang urinenya positif narkoba jenis sabu dan ganja, satu orang membawa senjata tajam, dan satu orang lagi kedapatan membawa plastik klip sebagai wadah sabu.

Mencoba Kabur dari Kantor BNNK Samarinda, Ini yang Akhirnya Didapatkan Si Pengedar

Narkoba Fariz RM Dikendalikan dari Kota Tepian, Begini Tanggapan BNNK Samarinda

5 Fakta Caleg Rika Verawati yang Terjerat Narkoba, Diciduk usai Belanja hingga Diduga Pengedar

Operasi cipta kondisi selesai sekitar pukul 01.15 Wita, Minggu (30/12/2018) dini hari, semua yang berkaitan dengan narkoba dibawa ke BNNK Samarinda, guna menjalani proses asessment, sedangkan yang membawa senjata tajam diserahkan ke Polsek Samarinda Kota.

Lurah Pelita, Abdul Jalil tidak menyangkal jika daerahnya, khususnya di jalan Lambung Mangkurat merupakan salah satu tempat rawan peredaran narkoba.

Bahkan, kendati kerap ditangkap oleh kepolisian maupun BNN, tetap tumbuh bandar-bandar baru di kawasan tersebut.

"Ia, memang di sini (Jalan Lambung Mangkurat, Gang Masjid) kerap dilakukan penangkapan, tapi tetap masih ada saja narkoba," jelasnya, Minggu (30/12/2018).

"Akses masuk memang sempit, lalu banyak jalan tikus, memang sulit ditembus. Bahkan, pria yang bawa sajam tadi sempat permisi lewat sama saya, sebelum akhirnya ditangkap," ungkapnya.

Sementara itu, Kasi Berantas BNNK Samarinda, Kompol Risnoto menjelaskan, operasi cipta kondisi tersebut dilakukan dalam rangka tutup tahun 2018 guna meminimalisir peredaran narkotika.

Peredaran Narkoba Masih Tinggi di Samarinda, BNN Sambut Baik Siaran Radio Anti Narkoba

Selain Mencuri, Pemuda Asal Samarinda Ini Juga Terlibat Jaringan Peredaran Narkoba

Kepala BNNK Samarinda Sebut Jalur Perdagangan Rempah Dahulu Berubah Jadi Jalur Peredaran Narkoba

Dia mengungkapkan, setelah dilakukan asessment kepada semua yang diamankan, pihaknya pun akan menentukan tindakan selanjutnya, diantaranya merehabilitasi yang terbukti hanya sebagai pengguna, serta melakukan pengembangan jika terbukti ada yang terlibat jaringan narkotika.

"Kalau ada yang terindikasi terlibat jaringan narkoba, kita lakukan pengembangan, dan yang hanya sebagai pengguna saja kita rawat dengan rehabilitasi," jelasnya.(*)

Follow Instagram tribun kaltim

Subscribe official YouTube Channel Tribun Kaltim, klik di sini

Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved