Pencuri Meteran Air Incar Bagian Ini Untuk Dijual

Direktur Utama (Dirut) PDAM Tirta Mahakam Kukar Suparno mengatakan, kerugian yang dialami akibat pencurian meteran air ini mencapai Rp 320 ribu/unit.

Pencuri Meteran Air Incar Bagian Ini Untuk Dijual
HO PDAM KUKAR
Pihak PDAM Tirta Mahakam Kukar melakukan penggantian dan perbaikan water meter. 

Pencuri Meteran Air Incar Bagian Ini Untuk Dijual

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Direktur Utama (Dirut) PDAM Tirta Mahakam Kukar Suparno mengatakan, kerugian yang dialami akibat pencurian meteran air ini mencapai Rp 320 ribu/unit.

Akhir tahun ini, selama bulan Desember ada 45 water meter yang dicuri di wilayah kerja PDAM Tirta Mahakam Kukar.

Jadi total kerugian mencapai Rp 14,4 juta untuk 45 unit meteran air yang dicuri.

Baca: Warga Kaget Lihat Air Menyembur dari Pipa PDAM, Begitu Dicek Ini yang Terjadi

Baca: Awal Tahun Baru 2019, Cek Yuk Daftar Hari Libur Nasional, Cuti Bersama hingga Hari Kejepit Nasional!

Baca: BANKALTIMTARA EKSPLOR WISATA BERAU - Menuju Lamin Guntur Disambut dengan Tarian Lumba-Lumba

"Pihak PDAM mengalami kerugian karena water meter yang dicuri ini merupakan aset kami. Selain itu, tingkat kebocoran air PDAM makin besar karena marak pencurian water meter ini," ujar Suparno, Selasa (1/1).

Selain itu, kata dia, pelanggan juga mengalami kerugian karena tidak terlayani distribusi air dari PDAM. Ia sempat melakukan survei ke pengepul dari para pemulung.

Harga kuningan yang diincar pencuri mencapai Rp 25 ribu/meter di pemulung. Sehingga mereka tergiur untuk menjual kuningan yang berada dalam meteran air.
"Tapi kami belum mengetahui lokasi penadah di Tenggarong untuk menampung barang curian kuningan yang berasal dari water meter kami," katanya.

Ia juga mencari informasi dan berkoordinasi dengan rekan PDAM di Samarinda.

Baca: Siaran Langsung (Live) Newcastle vs Manchester United Malam Ini, Simak Statistik Kedua Tim

Baca: Mengurangi Rasa Tidak Enak Badan Saat Sedang Demam

Baca: KPK Buka Call Center 198, Masyarakat Bisa Tanya Terkait Gratifikasi

Suparno menjelaskan, water meter yang dicuri memiliki label. SNI. Menurutnya, pencuri meteran air ini menyasar ke Kukar, setelah sebelumnya sempat menyasar ke Samarinda, bahkan Balikpapan.

"Rencananya, kami memang akan melaporkan pencurian meteran air ini ke masing-masing polsek," tuturnya.

Ia mengatakan, pihaknya juga sudah turun ke lapangan untuk mengantisipasi terjadi pencurian meteran air.

"Kami bersama pihak keamanan mengawasi ke rumah pelanggan, cuma maling ini tentu lebih pintar," katanya. Suparno mengemukakan, tiap hari ada 1-2 pelanggan yang melapor kehilangan meteran air. (top)

Penulis: Rahmad Taufik
Editor: Adhinata Kusuma
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved