Runway Tanjung Harapan Akan Diperpanjang Jadi 1.850 Meter, Ini Syarat Kemenhub
"Kalau Garuda masuk, banyak sektor yang akan tumbuh. Salah satunya adalah pariwisata," ujarnya.
Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Muhammad Arfan
TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Landasan pacu bandar udara (bandara) Tanjung Harapan, Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara bakal diperpanjang lagi 250 meter tahun ini hingga mencapai 1.850 meter.
Kepala Dinas Perhubungan Kalimantan Utara Taupan Majid menjelaskan, rencana pengembangan tersebut sudah dipaparkan Kepala Bandara Tanjung Harapan kepada Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie.
"Saya tidak tahu persis anggaran yang dibutuhkan. Tetapi pihak bandara informasinya sudah mengusulkan kebutuhan anggaran perpanjangan itu ke Kementerian Perhubungan," kata Taupan Majid saat disua Tribunkaltim.co di kantornya, Kamis (3/1/2019).
Sejauh ini Kementerian Perhubungan mempersyaratkan jika ingin membantu anggaran perpanjangan sisi udara, lahan pengembangan bandara sudah harus clean and clear
"Artinya sudah kita bebaskan. Sudah jadi milik pemerintah, baru mau Kementerian Perhubungan membantu anggaran," katanya.
Untuk perpanjangan landasan lacu sepanjang 250 meter ke utara, diperlukan tambahan lahan seluas 30 hektare. Gubernur, kata Taupan, berkomitmen akan membantu bandara Tanjung Harapan agar rencana perpanjangan landasan pacunya dapat direalisasikan tahun ini.
Baca juga:
Jadi Kandidat Pelatih Permanen Manchester United Pengganti Jose Mourinho, Ini Profil Marco Rose
Presiden Borneo FC Bakal Kumpulkan Pemain Pertengahan Januari, Ini Agendanya
Bahas Modus Baru Perusakan Hukum, Mahfud MD Soroti soal Panggilan dan Bukti Palsu
Lega Pelaku Ditangkap, Begini Kondisi Terkini Mahasiswi Samarinda yang Dipukul saat Sedang Shalat
Hengkang dari Mitra Kukar, Rahmad Darmawan Resmi Melatih PS Tira
Pemukul Mahasiswi Samarinda saat Sedang Shalat Mengaku Hanya Butuh Rp15 Ribu untuk Makan
"Ya, Pak Gubernur rencananya akan membantu alokasi anggaran Rp10 miliar untuk pembebasan lahan 30 hektare itu," katanya.
Sebagian besar lahan 30 hektare yang dibutuhkan, harus membebaskan lahan milik masyarakat.
Bandara Tanjung Harapan sebut Taupan mendapatkan alokasi anggaran dalam DIPA Tahun 2019 sebesar Rp17 miliar, tetapi bukan untuk perpanjangan landasan lacu.
"Informasi dari Kepala Bandara, anggaran itu untuk peningkatan standar keamanan bandara," ujarnya.
Komitmen Gubernur untuk membantu pembebasan lahan yang dibutuhkan untuk perpanjangan landasa pacu Tanjung Harapan menjadi 1.850 meter, untuk melancarkan arus barang dan orang dari dan ke Tanjung Selor. Dengan begitu, ia optomistis pertumbuhan ekonomi makin bisa terpacu.
"Pak Gubernur dengan makin berkembangnya bandara, daerah ini tumbuh. Setelah sebelumnya menargetkan pesawat ATR-72 mendarat, Alhamdulillah sudah terealisasi. Sekarang bagaimana pesawat tipe Bombardier bisa masuk. Garuda punya pesawat itu," ujarnya.
"Kalau Garuda masuk, banyak sektor yang akan tumbuh. Salah satunya adalah pariwisata. Ini akan mempengaruhi industri pariwisata di sini makin baik. Belum lagi sektor lainnya," kata Taupan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/bandara-tanjung-harapan-1.jpg)