Larangan Pengunaan Kantong Plastik Berlaku, Usaha Ritel di Samarinda Sebut Bakal Ada Gejolak di Awal

Rencana Pemkot Samarinda menerbitkan Perwali mengenai larangan penggunaan kantong plastik, mendapat dukungan dari pelaku usaha retail di Samarinda.

Larangan Pengunaan Kantong Plastik Berlaku, Usaha Ritel di Samarinda Sebut Bakal Ada Gejolak di Awal
kabupatenbogor.metropolitan.id
Ilustrasi sampah kantong plastik 

Larangan Pengunaan Kantong Plastik Berlaku, Usaha Ritel di Samarinda Sebut Bakal Ada Gejolak di Awal

Laporan Tribun Kaltim, Rafan A Dwinanto

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Rencana Pemkot Samarinda menerbitkan Peraturan Walikota (Perwali) Kota Samarinda mengenai larangan penggunaan kantong plastik, mendapat dukungan dari pelaku usaha retail di Samarinda. Salah satunya Alfamidi.

Diketahui, rencananya Perwali tersebut akan diberlakukan 21 Januari ini. Bertepatan dengan HUT ke-351 Kota Samarinda.

Arif L Nursandi, Corporate Communication Manager Alfamidi menuturkan, pihaknya mendukung penuh upaya Pemkot Samarinda mengurangi sampah plastik.

"Bagi kami, sama halnya dengan di Balikpapan akan kita patuhi. Untuk sesuatu yang baik memang harus agak dipaksa," kata Arif, Jumat (4/1/2019).

 

Oppo R17 Pro Resmi Dirilis di Indonesia, Tapi Sayang Salah Satu Fitur Canggihnya Tidak Diaktifkan

Layanan Bagasi Pesawat Gratis 20 Kg Akan Dicabut, Ada Aturan Khusus Barang Diikat atau Dibungkus

Menurut Arif, pada awalnya, kebijakan demikian akan berpengaruh terhadap pola jual beli di retail modern. Masyarakat yang belum tersosialisasi dengan baik, kebanyakan tak mempersiapkan tempat belanjaannya.

"Seperti di Balikpapan, ada yang berbelanja banyak, terpaksa dibungkus menggunakan sarung," ungkap Arif.

Meski demikian, Arif meyakini, kebijakan ini akan cepat diterima masyarakat.

Terlebih jika langsung diberlakukan secara serentak.

Halaman
123
Penulis: Rafan Dwinanto
Editor: Doan Pardede
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved