Dituduh Pegang-pegang Bokong Istri Orang di Pasar Malam, Penjual Molen Babak Belur Dikeroyok

Dari informasi yang dihimpun, korban dikeroyok diduga karena telah melakukan pelecehan seksual kepada istri salah satu warga yang melakukan pemukulan

Dituduh Pegang-pegang Bokong Istri Orang di Pasar Malam, Penjual Molen Babak Belur Dikeroyok
TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HARDI PRASETYO
ILUSTRASI - Baju di Pasar Malam: Warga melihat-lihat baju yang dijual di Pasar Malam lapangan Jalan KS Tubun, Kelurahan Dadimulya, Samarinda, Kaltim Jumat (22/6/2015). Pasar malam merupakan alternatif berbelanja lapisan masyarakat Samarinda. Pasar malam diramaikan para pedagang yang mantan pekerja, korban PHK. (TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO) 

Dituduh Pegang-pegang Bokong Istri Orang di Pasar Malam, Penjual Molen Babak Belur Dikeroyok 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Christoper D

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Aksi pengeroyokan terjadi pasar malam, Jalan Citanduy, Tanah Merah, Jumat (4/1/2019) malam kemarin.

Seorang penjual molen bernama Fadli dikeroyok sejumlah orang yang diduga warga sekitar jalan tersebut, sekitar pukul 20.00 Wita.

Dari informasi yang dihimpun, korban dikeroyok diduga karena telah melakukan pelecehan seksual kepada istri salah satu warga yang melakukan pemukulan.

 

Niatnya Pamer Makan Daging Saat Tahun Baru, Iis Dahlia Malah Buat Kesalahan Fatal

Rombong Rusak Dihantam Truk, Pedagang Mi Ayam di Samarinda Ini Terpaksa Stop Dulu Berjualan

Pelecehan seksual itu diduga dilakukan oleh korban yang memanfaatkan kerumunan warga yang berada di pasar malam.

"Dia (penjual molen) baru saja beli elpiji di warung saya, mungkin saat menuju dagangannya, tersenggol istri yang melakukan pemukulan ini, kata warga disini, dia megang-megang bagian bokong," ucap salah seorang warga, Sabtu (5/1/2019).

"Yang mukul warga disini, mungkin salah paham atau memang betul, saya tidak tahu," tambahnya.

Akibat kejadian itu, si penjual molen harus dilarikan ke RSUD AW Syahranie karena tubuhnya babak belur dipukuli.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Sungai Pinang, Iptu Wawan Gunawan menjelaskan, saat ini pihaknya belum dapat melakukan penangkapan maupun pemeriksaan.

Datang ke Kukar, Sandiaga Uno Merasa Terharu Dapat Gelar Kehormatan dari Sultan Kutai

Alasan Pilih Fabio Lopez jadi Pelatih Baru Borneo FC ?, Nabil Singgung soal Filosofi hingga Target

Pasalnya, belum ada yang melaporkan kejadian itu ke kepolisian.

"Kita tunggu laporan ke kami. Kalau tidak ada yang lapor, hari ini atau besok kita akan ke rumah korban, mau buat laporan atau tidak," jelasnya.

Dia membenarkan, dari informasi yang dihimpun oleh pihaknya, korban dituduh oleh si pemukul karena telah melakukan pelecehan seksual kepada istrinya.

"Saat keramaian di pasar malam, istri si pemukul mengadu kalau bokongnya dipegang oleh si penjual molen itu, dan terjadilah aksi pengeroyokan," ucapnya. (*)

Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Doan Pardede
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved