Abrasi Pantai Diduga Jadi Penyebab Puluhan Tumbuhan Mati di Pantai Nirmala Balikpapan

Ada juga sebanyak 7 pohon pucuk merah mati serta pohon pohon pinus kecil yang jumlahnya sekitar 20 pohon lebih itu juga ikut mati.

Abrasi Pantai Diduga Jadi Penyebab Puluhan Tumbuhan Mati di Pantai Nirmala Balikpapan
Tribunkaltim.co/ Budi Susilo
Pohon besar tumbang dan mati di Pantai Nirmala, Kecamatan Balikpapan Timur, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Diduga, matinya pohon ini akibat terkena abrasi pantai. 

Lalu beberapa bibit-bibit pohon pinus pun juga ikut musnah mati diterjang ombak gelombang tinggi.

Progress Baru 15 Persen, Pemkot Bontang Yakin Pasar Rawa Indah Rampung Akhir 2019

Bupati Bakal Luncurkan Cap Tikus 1978 Hari Ini, Berikut 5 Racikan Minuman Tradisional Khas Minahasa

Ada juga sebanyak 7 pohon pucuk merah mati serta pohon pohon pinus kecil yang jumlahnya sekitar 20 pohon lebih itu juga ikut mati.

Dia menilai, kondisi tersebut akibat dari gelombang tinggi. Cuaca semakin tidak menentu dan buruk.

Pihaknya pun tidak bisa berbuat banyak untuk menangkal adanya serangan gelombang tinggi.

"Saya juga tidak tahu kenapa ini cuaca belakangan ini semakin buruk. Kemarin saja, pas tahun baru di sini juga dilarang. Masyarakat jangan sampai ada yang di pantai," kata Mujib.

Sejauh ini pihaknya telah berusaha untuk membuat pantai tidak semakin parah terserang gelombang tinggi akibat cuaca buruk yang belakangan ini sering terjadi.

Satu diantaranya melakukan koordinasi dan komunikasi ke beberapa instansi pemerintahan daerah dan beberapa perusahaan swasta untuk ikut terlibat memberikan bantuan dalam upaya mencegah semakin parahnya kerusakan abrasi pantai.

"Kami butuh ban-ban bekas untuk menangkal. Kami butuh para donatur yang mau ikut berkontribusi kalau untuk disemen saya rasa itu tidak akan bertahan lama. Bagusnya pakai ban," ujarnya.

Mujib pun memastikan, kawasan Pantai Nirmala masih berstatus sebagai pantai wisata bagi masyarakat yang ada di Kota Balikpapan.

"Masih terbuka, masih bisa jadi tempat wisata. Silakan saja, siapa saja yang mau datang tiap sore juga kadang banyak yang berenang di sini," ungkapnya. (*)

Penulis: Budi Susilo
Editor: Anjas Pratama
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved