Persoalan ADD, Sejumlah Kepala Desa di Kutai Timur Ancam Hentikan Pelayanan Warga

Di hadapan Bupati Kutim Ismunandar, Wabup Kasmidi Bulang dan Sekda Irawansyah, para kades ini mengungkapkan tuntutan mereka seputar ADD.

Persoalan ADD, Sejumlah Kepala Desa di Kutai Timur Ancam Hentikan Pelayanan Warga
TRIBUNKALTIM/MARGARET SARITA
Suasana pertemuan jajaran pejabat Pemkab Kutim dengan ratusan kepala desa dari 18 kecamatan se-Kutim, Senin (7/1/2019). 

Persoalan ADD, Sejumlah Kepala Desa di Kutai Timur Ancam Hentikan Pelayanan Warga

Laporan Wartawan TribunKaltim.co, Margaret Sarita

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA – Ratusan kepala desa (kades) se-Kabupaten Kutai Timur (Kutim) datang ke Kantor Bupati, Senin (7/1/2019).

Para kades ini ikut mendengarkan pertemuan mingguan yang biasa dilakukan jajaran pejabat Pemkab Kutim setiap awal pekan.

Kehadiran para kades dari 18 kecamatan se-Kutim tersebut bukan tanpa sebab.

Kehadiran para kades ini merupakan puncak dari ketidaksabaran menunggu realisasi pencairan Alokasi Dana Desa (ADD) yang telah dijanjikan Pemkab Kutim.

Napi Babak Belur Usai Sikut Sipir Lapas, Keluarga Akhirnya Terima Permohonan Maaf

Hanya Karena Lupa Lakukan Satu Hal Ini Saat Parkir, Warga Balikpapan Ini Kehilangan Sepeda Motor

Bahkan, sebagian dari mereka mengancam akan menghentikan pelayanan desa pada masyarakat, karena ketiadaan anggaran untuk operasional kantor desa sama sekali tidak ada.

“Bagaimana mau melayani masyarakat, peralatan kerja seperti kertas, tinta dan lainnya sudah habis, belum bisa beli lagi karena tidak ada dana. Selain itu, upah juga belum diterima. Kita juga mau menyuruh staf bekerja kalau tidak ada upahnya, tidak mungkin,” ungkap salah satu Kepala Desa yang hadir.

Di hadapan Bupati Ismunandar, bersama Wabup Kasmidi Bulang dan Sekda Irawansyah, para Kades ini pun mengungkapkan tuntutan mereka yang merupakan dampak dari tidak menjadi prioritasnya ADD oleh Pemkab Kutim.

Mereka akan mogok bersama dalam melakukan pelayanan desa, sejak Selasa (8/1), sampai dilakukan pencairan dana kurang salur ADD tahap II tahun anggaran 2017 dan dana kurang salur ADD 30 persen tahun 2018.

Halaman
12
Penulis: Margaret Sarita
Editor: Doan Pardede
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved