Progress Baru 15 Persen, Pemkot Bontang Yakin Pasar Rawa Indah Rampung Akhir 2019

Kepala Dinas PUPR, Taviv Nugroho mengatakan progres pengerjaan pasar sejak September 2018 hingga awal tahun ini baru mencapai 15 persen.

Progress Baru 15 Persen, Pemkot Bontang Yakin Pasar Rawa Indah Rampung Akhir 2019
Tribunkaltim.co/ Ichwal Setiawan
Kontraktor Pasar Rawa Indah menerima kunjungan Komisi III DPRD Bontang didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) di lokasi pembangunan pasar, jalan KS Tubun, Kelurahan Tanjung Laut Indah, Kecamatan Bontang Selatan, Senin (7/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Ichwal Setiawan

Progress Baru 15 Persen, Pemkot Bontang Yakin Pasar Rawa Indah Rampung Akhir 2019

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG — Pemerintah Kota Bontang menargetkan proyek pembangunan Pasar Rawa Indah rampung pada akhir 2019 mendatang.

Walaupun sempat tertunda 8 bulan di awal pengerjaan akibat masalah lahan. Pemkot tetap optimistis kontraktor mampu menyelesaikan proyek tepat waktu.

“Kita targetkan proyek bisa rampung pada tahun ini,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Taviv Nugroho disela-sela kunjungan Komisi III DPRD Bontang ke lokasi proyek, Senin (7/1/2019).

Bupati Bakal Luncurkan Cap Tikus 1978 Hari Ini, Berikut 5 Racikan Minuman Tradisional Khas Minahasa

Tahun 2019, Balikpapan Tambah 129 Tenaga Pendidik

Dijelaskan, proyek senilai Rp 90 miliar ini dikerjakan dengan skema Multi Years Contract (MYC). Sesuai hasil kesepakatan antara Pemkot dan kontraktor PT Sasmito, pembayaran proyek dilakukan secara bertahap dan lunas pada 2020 nanti.

Kepala Dinas PUPR, Taviv Nugroho mengatakan progres pengerjaan pasar sejak September 2018 hingga awal tahun ini baru mencapai 15 persen.

Hambatan di tahun lalu akibat permasalahan lahan membuat proyek ini molor selama 8 bulan. Setelah permasalahan lahan klir, di awal pengerjaan, pihak kontraktor fokus menyelesaikan pemancangan.

“Kalau dari serapan anggaran kepada kontraktor baru Rp 15 miliar, dari dana yang kita siapkan Rp 33 miliar. Kita bayar yang sudah terlaksana saja,” ujarnya.

Site Manager PT Sasmito, Salem mengatakan proyek pembangunan dasar sudah rampung. Bulan depan, dia menargetkan lantai satu bangunan pasar sudah mulai berdiri.

Vannesa Angel Dipulangkan, 45 Artis Lain yang Diduga Terlibat Jaringan Prostitusi Bakal Diperiksa

Tolak Tawaran Klub Liga 1, Kapten Persiba Balikpapan Komitmen Bertahan di Skuat Beruang Madu

Dia mengatakan, selain masalah non-teknis pihaknya juga menemui kendala karena ketersedian konkrit terbatas. Maka itu perusahaan terpaksa mendatangkam alat dari Jawa untuk mendukung pengerjaan.

“Pemancangan kami lakukan dengan sistem injeksi bukan dengan alat pemukul karena khawatir akan menggangu bangunan yang telah berdiri,” ujar dia.

Pun begitu, pihaknya mengiyakan tuntutan pemerintah agar menyelesaikan pekerjaan pada akhir tahun 2019 mendatang.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Bontang Rustam HS mengingatkan pihak kontraktor agar menyelesaikan pekerjaan sesuai tenggar waktu.

Dia juga mengingatkan pihak pelaksana proyek ini supaya menaati aturan Perda Ketenagakerjaan terkait komposisi pekerja lokal 70 persen dari kebutuhan pekerja. (*) 

Penulis: Ichwal Setiawan
Editor: Anjas Pratama
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved