Manajemen Garuda Indonesia dan Tribun Kaltim Sepakati Pengadaan 200 Eksemplar Surat Kabar di Pesawat

Dengan kerjasama tersebut, Garuda Indonesia ikut membantu dalam mempromosikan Kota Balikpapan.

Manajemen Garuda Indonesia dan Tribun Kaltim Sepakati Pengadaan 200 Eksemplar Surat Kabar di Pesawat
Tribunkaltim.co/ Fachmi Rachman
Manajemen Garuda Indonesia (Persero) Branch Office Balikpapan mengunjungi Kantor Pusat Tribun Kaltim di Jalan Indrakila, Kelurahan Gunung Samarinda Baru, Balikpapan Utara pada Selasa (8/1/2019). Kunjungan Garuda Indonesia (Persero) Branch Office Balikpapan yang dipimpin langsung oleh Boydike Kussuadiarso, General Manager Garuda Indonesia (Persero) Branch Office Balikpapan (tiga kanan), diterima langsung oleh Wakil Pimpinan Umum Tribun Kaltim yang juga Pemimpin Perusahaan, Pitoyo (tengah). 

Manajemen Garuda Indonesia dan Tribun Kaltim Sepakati Pengadaan 200 Eksemplar Surat Kabar di Pesawat

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Manajemen Garuda Indonesia (Persero) Branch Office Balikpapan mengunjungi Kantor Pusat Tribun Kaltim di Jalan Indrakila, Kelurahan Gunung Samarinda Baru, Balikpapan Utara pada Selasa (8/1/2019).

Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Wakil Pimpinan Umum Tribun Kaltim yang juga Pemimpin Perusahaan, Pitoyo.

Dipimpin langsung oleh Boydike Kussuadiarso, General Manager Garuda Indonesia (Persero) Branch Office Balikpapan, kunjungan dilakukan untuk bersilaturahmi serta membangun kerjasama antara Garuda Indonesia dan Tribun kaltim.

70 Kios di Pasar Klandasan Disegel Pemkot Balikpapan, Ini Alasannya

Hasil Lengkap Drawing Babak 32 Besar Piala Indonesia, Kalteng Putra Hadapi PSM Makassar

Kerjasama tersebut diaplikasikan dalam bentuk penyediaan surat kabar Tribun Kaltim pada setiap penerbangan Garuda Indonesia via Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan dengan jumlah 200 eksemplar per hari mulai Januari hingga Desember 2019 mendatang.

Dengan kerjasama tersebut, Garuda Indonesia ikut membantu dalam mempromosikan Kota Balikpapan pada umumnya, dan Garuda Indonesia pada khususnya, melalui pemberitaan di Tribun Kaltim.

Garuda Indonesia terus melakukan penguatan pada sektor layanan atau service dan keamanan atau safety mereka pada penerbangan Garuda Indonesia yang sesuai dengan harga yang dibayar oleh penumpang.

"Jadi hal-hal yang notabenenya jadi safety dan service itu kami concern sekali, tidak hanya sekarang tetapi sudah dari dulu kami lakukan," ujar Boydike.

Karena menurutnya, bisnis di dunia penerbangan merupakan bisnis yang memiliki resiko tinggi, jadi perlu perhitungan dan pertimbangan yang cukup ketat.

"Karena harga minyak dunia naik naik terus. Tahun lalu dengan tahun ini kenaikan harga avtur sekitar 20%. Ada avtur, ada currency karena pembeliannya menggunakan US Dollar untuk penerbangan domestik dan berbagai currency untuk penerbangan internasional," tambahnya.

Wasit NS Ditetapkan Tersangka Pengaturan Skor, Terima Rp 45 Juta Seusai Pertandingan

Pemprov Kaltara Masih Enggan Rekrut PPPK, Ini Alasan Gubernur Irianto Lambrie

Boydike mengatakan, Garuda Indonesia sedang menggodok beberapa rute tambahan baru via Balikpapan, salah satunya adalah rute penerbangan langsung (direct flight) untuk penerbangan Umrah.

"Tetapi itu nanti kembali kepada kemampuan pasar itu sendiri," jelasnya.

Disinggung mengenai fasilitas bagasi cuma-cuma (free baggage), Boydike mengatakan fasilitas bagasi cuma-cuma tetap diberikan sebesar 20 Kg, sesuai dengan harga tiket yang ditawarkan pada penumpang.

"Karena itu memang bagian dari Full Service dari Garuda Indonesia, salah satunya ya free baggage 20 Kg per penumpang," ujarnya. (*) 

Penulis: Aditya Rahman Hafidz
Editor: Anjas Pratama
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved