Skandal Pengaturan Skor

Polisi Sebut Mbah Putih Terima Rp 115 Juta Untuk Loloskan PS Mojokerto Putra ke Liga 2

Uang itu diberikan Vigit Waluyo kepada Mbah Putih untuk mempermudah jalan PSMP promosi dari Liga 3 ke Liga 2.

Polisi Sebut Mbah Putih Terima Rp 115 Juta Untuk Loloskan PS Mojokerto Putra ke Liga 2
DOK. SATGAS ANTIMAFIA BOLA
Dwi Irianto alias Mbah Putih saat ditangkap tim Satgas Antimafia Bola di Yogyakarta, Jumat (28/12/2018). 

Polisi Sebut Mbah Putih Terima Rp 115 Juta Untuk Loloskan PS Mojokerto Putra ke Liga 2

TRIBUNKALTIM.CO - Pengusutan kasus pengaturan skor yang terjadi di ajang Liga 2 dan Liga 3 masih terus didalami Satuan Tugas (Satgas) Antimafia Bola.

Perkembangan terbatu, Satgas Antimafia Bola akhirnya mengungkapkan aliran dana yang terjadi di skandal ini.

 Ketua Tim Media Satgas Anti Mafia Bola Kombes Argo Yuwono mengatakan, Dwi Irianto alias Mbah Putih, mengakui bahwa mendapat aliran dana Rp 115 juta dari pemilik klub PS Mojokerto Putra (PSMP), Vigit Waluyo.

Wasit NS Ditetapkan Tersangka Pengaturan Skor, Terima Rp 45 Juta Seusai Pertandingan

Daftar Tim Lolos Babak 32 Besar Piala Indonesia. Persib Bandung Berpeluang Hadapi Persija Jakarta

Argo Yuwono menjelaskan, uang itu diberikan Vigit Waluyo kepada Mbah Putih untuk mempermudah jalan PSMP promosi dari Liga 3 ke Liga 2.

"Peran DI (Dwi Irianto) adalah menerima aliran dana dari terlapor VW (Vigit Waluyo) Rp 115 juta dengan tujuan memenangkan PS Mojokerto dari Liga 3 ke Liga 2," ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Senin (7/1/2019).

Argo mengatakan, pengungkapan itu merupakan pengembangan laporan dugaan tindak pidana penipuan yang dilaporkan Manajer Persibara Banjarnegara Lasmi Indaryani dengan terlapor mantan anggota Komite Wasit PSSI, Priyanto beserta anaknya, Anik Yuni Sari.

Laporan Lasmi Indaryani itu teregister dengan nomor LP/6990/XII/2018/PMJ/DITRESKRIMUM, tanggal 19 Desember 2018, tentang Dugaan Tindak Pidana Penipuan dan atau Penggelapan dan atau Tindak Pidana Suap dan atau Tindak Pidana Pencucian Uang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP dan atau UU RI No 11 Tahun 1980 tentang Tindak Pidana Suap dan atau Pasal 3, 4, 5 UU RI Nomor 8 Tahun 2010 tentang TPPU.

Melalui pengembangan laporan tersebut, polisi kemudian membuat laporan tipe A.

Argo mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mencari tahu pihak lain yang terlibat dalam kasuspengaturan skor di Liga 3.

Halaman
12
Editor: Anjas Pratama
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved