Utang Menumpuk, Ini Cara Alternatif Melunasi Utang agar Hidup Lebih Tentram

SETIAP gajian bukannya senang malah sedih? Karena banyaknya cicilan dan utang yang harus dibayar.

Utang Menumpuk, Ini Cara Alternatif Melunasi Utang agar Hidup Lebih Tentram
KREDITGOGO.COM
ILUSTRASI - Resolusi keuangan tahun baru, di antaranya wajib melunasi utang. 

TRIBUNKALTIM.CO- SETIAP gajian bukannya senang malah sedih? Karena banyaknya cicilan dan utang yang harus dibayar. Sudah seharusnya Anda segera membenahi manajemen keuangan dengan benar dan disiplin.

Memiliki utang memang bukan sesuatu yang harus dibanggakan, memiliki utang berarti kita harus bersiap-siap untuk mengatur keuangan kita agar tetap teratur. Utang yang kita ambil seharusnya tidak melebihi 30 persen dari pendapatan kita, maka dari itu usahakan untuk selalu memiliki utang yang pembayaran cicilannya minimal serta bunga yang rendah.

Baca: Resolusi Keuangan Tahun Ini, Wajib Lunasi Utang! Ini Tipsnya

Biasanya utang konsumtif seperti kartu kredit atau belanja, itu masih bisa dipenuhi karena adanya pembayaran minimum. Berbeda dengan utang yang berskala besar seperti utang KPR, Cicilan Mobil kepada leasing dan cicilan KTA yang jika terlambat saja membayarnya, Anda bisa lebih rumit untuk menyelesaikannya.

Memiliki utang skala besar seperti itu, seringnya membuat nasabah menjadi kurang nyaman dan kurang tenang, karena mau tidak mau, nasabah harus tetap membayarnya sesuai ketentuan yang berlaku di pihak Bank atau leasing tertentu. Lebih beratnya lagi, bukan saja tagihan yang harus dipenuhi dan dibayarkan, namun denda dan beban bunga yang ditanggung juga harus dibayar lunas.

Jika keadaan keuangan sedang kurang sehat karena adanya hutang yang cukup besar tersebut, sebaiknya Anda jangan panik dulu. Jika anda sedang memiliki banyak hutang, tidak usah khawatir, berikut ini ada beberapa alternatif cara yang mungkin bisa membantu untuk melunasi hutang tersebut:

Baca: Sering Over Budget Saat Belanja, Coba Deh Pakai High Heels, Pasti Lebih Hemat

 

Membatasi Pengeluaran
Sekarang ini, untuk rumah tangga saja rata-rata pengeluaran wajib mereka tiap bulannya cukup tinggi. Selain tarif dari masing-masing tagihan mengalami kenaikan, seperti tarif listrik misalnya, pengeluaran rata-rata bertambah dengan adanya penggunaan TV digital berlangganan serta internet di rumah. Menggunakan kedua jenis teknologi tersebut memang memuaskan.

TV digital dapat memberi kita banyak hiburan berupa ratusan channel TV dari seluruh dunia, sedangkan internet atau Wifi di rumah, akan memudahkan kita mengakses informasi kapan saja, tanpa harus pergi ke mall atau ke kafe dulu untuk mencari sinyal wifi. Tagihan yang diterima juga tergantung dari pemakaian, hal ini yang biasanya membuat pengeluaran jadi lebih meningkat. Sebaiknya stop untuk berlangganan, jika memang tagihanya membuat Anda kesulitan membayar.

Baca: Menemani Teman Berbelanja Ternyata Bikin Uang Habis tanpa Terasa

Prioritas Pembayaran Utang
Salah satu jenis utang yang cukup besar cicilan dan bunganya adalah utang KPR kepemilikan rumah. Saat Anda menerima uang berlebih, usahakan untuk memprioritaskan membayar cicilan KPR terlebih dulu. Karena, jika terlambat ditakutkan pihak Bank akan memberi peringatan kepada Anda. Memiliki uang berlebih adalah kesempatan yang baik untuk melunasi hutang prioritas tersebut. setelah itu, barulah memikirkan masalah utang lainya, seperti kartu kredit dan lainnya.

Membayar Kredit Minimal
Hal ini bisa berlaku untuk anda yang memiliki hutang kartu kredit. Biasanya, setiap bulan kita akan menerima tagihan kartu kredit kita dari bank terkait, dalam bentuk surat yang dikirimkan ke rumah atau kantor. Di sana tercantum jumlah cicilan minimum atau pembayaran minimum yang bisa dibayar untuk melunasi hutang. Manfaat pembayaran minimum ini agar utang anda bisa semakin berkurang.

Baca: Hunian Lebih Tertata dengan Gaya Hidup Minimalis

 

Ajukan Penjadwalan Ulang
Jika beban utang Anda terasa berat, sebaiknya masalah ini didiskusikan kembali dengan pihak pemberi pinjaman. Mintalah supaya utang tersebut lebih diringankan. Kita bisa mengajukan penjadwalan ulang untuk kredit atau cicilan utang kita, jika tidak kita juga bisa meminta agar bunga dan cicilan hutang perbulanya diganti ke yang lebih rendah tarifnya. Lakukan permintaan ini berulang-ulang jika perlu. Tunjukkan pada pihak pemberi utang bahwa dengan begitu Anda tetap berinisiatif untuk melunasi utang tersebut.

Hidup dengan Lebih Hemat Lagi
Memiliki utang, mau tidak mau harus tetap dibayar tagihannya setiap bulan. Sementara itu, kita juga memiliki kebutuhan dan kewajiban lainya yang juga harus dipenuhi. Karena, sebagian besar pendapatan kita akan digunakan untuk membayar utang, usahakan kita lebih berhemat dalam hal pengeluaran lainya. Dengan begitu, kita masih bisa menjalani hidup dengan cukup tenang, sekalipun sedang berutang. (*)

Editor: Rita
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved