Bandara APT Pranoto Beroperasi, Penumpang Bandara SAMS Balikpapan mulai Berkurang

Bandara APT Pranoto Beroperasi, Penumpang Bandara SAMS Balikpapan mulai Berkurang, meski tak signifikan

Bandara APT Pranoto Beroperasi,  Penumpang Bandara SAMS Balikpapan mulai Berkurang
TRIBUN KALTIM / FACHMI RACHMAN
Penumpang memadati Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan. Selama 2 pekan libur Natal dan Tahun Baru setiap harinya rata-rata Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan melayani 19.129 penumpang per hari. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Kehadiran Bandara APT Pranoto Samarinda yang beroperasi mulai 1 November 2018 dengan maskapai penerbangan Lion Air, membuat aktivitas penerbangan di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan sedikit terbagi. Hal tersebut disampaikan Farid Indra Nugraha, General Manager Angkasa Pura I (Persero) Balikpapan kepada Tribun, Rabu (2/1).

Secara keseluruhan, disampaikan Farid, jumlah penerbangan di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan tidak berkurang. Total ada 86 penerbangan per hari dengan 21 rute penerbangan, jadi tidak ada yang dikurangi.

Meskipun terbagi jumlah penumpang dengan kehadiran Bandara APT Pranoto, Farid mengungkapkan total pencapaian Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, untuk penumpang yang dilayani pada 2018 mencapai 7.553.190 orang atau naik dari 2017 sebanyak 7.380.121. Data menunjukkan ada kenaikan sebesar 2,35 persen.

Baca: Lion Air Siap Buka Rute Baru dari Bandara APT Pranoto Samarinda, Catat Rutenya

Baca: Penumpang Pilih Lewat Bandara APT Pranoto Samarinda, Ternyata Ini Alasannya

Untuk jumlah pergerakan pesawat udara di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan pada 2018 70.420 pergerakan, naik 4,57 persen dibanding 2017 sebanyak 67.345 pergerakan. Kargo, pada 2018 sebanyak 98.835.381 Kg dibandingkan 2017 sebesar 54.561.436 kg, juga menunjukkan kenaikan cukup tajam hingga 81.15 persen.

Dengan peningkatan jumlah penumpang tersebut, menurut Farid, menandakan perekonomian Kaltim tidak terganggu. Meskipun mengalami inflasi satu digit kan masih dapat terkendali. Inflasi Kaltim masih di bawah dari inflasi nasional.

Sektor ekonomi di Kaltim sudah mulai tumbuh. Misalnya batu bara sudah mulai naik, kemudian ada proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) dari Pertamina, lalu sektor-sektor ekonomi kreatif dan UMKM yang semakin banyak dan variatif, wisata kuliner juga banyak tumbuh.

Disinggung mengenai dampak keberadaan Bandara APT Pranoto Samarinda, Farid mengatakan memang ada dampak namun tidak begitu signifikan. "Yang harusnya semua penumpang melakukan penerbangan melalui Balikpapan, sekarang harus terbagi dengan Bandara APT Pranoto di Samarinda," ujarnya.

Baca: LINK LIVE STREAMING Real Madrid vs Leganés, 16 Besar Copa Del Rey Spanyol Dini Hari Pukul 03:30 WIB

Ia mengasumsikan jika semua penerbangan penumpang sekitar Balikpapan dan Samarinda dilakukan hanya melalui Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan mencapai hingga 4 persen. Namun, jumlah penumpang di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan tetap terjadi peningkatan sebesar 2,35% dari 2017 ke 2018.

Dalam master plan penerbangan, Farid menjelaskan tidak ada kata bersaing. Lebih tepatnya adalah saling berbagi dan melengkapi antara bandara satu dengan yang lain oleh pengguna jasa.

"Jadi nanti penerbangan dari Balikpapan ke Samarinda akan ada juga, karena memang tergantung dari sisi ekonomi. Sama seperti di Jogja-Solo. Semisal Balikpapan penuh, larinya ke Samarinda. Begitu pun sebaliknya, kalau Samarinda penuh, larinya ke Balikpapan," ujarnya.

Menghadapi tahun 2019, beberapa strategi mulai digodok untuk meningkatkan jumlah penumpang, di antaranya rencana penerbangan langsung (direct flight) untuk umrah.

"Kita sedang mengupayakan itu. Minimal nanti selain dari Lion Air, akan ada maskapai lain yang nanti akan kita coba jajaki. Ini masih dalam proses negosiasi ke kantor pusat," ujarnya.

Baca: Rekrutmen Akan Dibuka, PP P3K atau PPPK Pernah Dinilai Jebak Tenaga Honorer, Khususnya Pasal 37

Baca: Arema FC Resmi Datangkan Dua Pemain Asing Bomber Asal Brasil dan Gelandang Timnas Uzbekistan

Kemudian, wisatawan asing dengan penerbangan internasional akan dicoba untuk membuat rute Balikpapan menuju China Daratan. "Selama ini kan melalui Sulawesi. Nah ini akan kita coba tarik, ini sedang dilakukan upaya bersama dengan pemerintah," ucap Farid.

Dari sektor non-aeronautical, Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan akan membuat fasilitas Maintenance, Repair and Overhaul (MRO) yang akan diupayakan untuk dapat dilaksanakan di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan. (*)

Penulis: Aditya Rahman Hafidz
Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved