Penumpang Pilih Lewat Bandara APT Pranoto Samarinda, Ternyata Ini Alasannya

Plus minus penerbangan luar Kaltim melalui Bandara APT Pranoto Samarinda dan Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan

Penumpang Pilih Lewat Bandara APT Pranoto Samarinda, Ternyata Ini Alasannya
TRIBUN KALTIM / NEVRIANTO HARDI PRASETYO
Fam flight Pesawat Lion Air Boeing 737-800 NG di bandara APT Pranoto Samarinda, Kamis (1/11/2018). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Plus minus penerbangan luar Kaltim melalui Bandara APT Pranoto Samarinda dan Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan diungkapkan penumpang asal Samarinda.

Penilaian seputar kemudahan akomodasi, waktu tempuh, fasilitas dan harga tiket penerbangan termurah dengan tujuan yang sama di dua bandara tersebut.

Dari sisi waktu tempuh ke bandara, menurut Seni Sebastian, warga Jl Djuanda, Samarinda ke Bandara APT Pranoto dari rumahnya hanya memakan waktu sekitar 45 menit menggunakan kendaraan bermotor.

"Jika berangkat lewat Bandara Sepinggan Balikpapan, saya harus spare waktu 4-5 jam sebelum keberangkatan," ucap Seni dihubungi ketika berada di Jakarta, Rabu (9/1).

Baca: Hasil Riset Ahli Ungkap Potensi Gempa Besar di Pulau Jawa, Termasuk di Daerah Wisata Terkenal Ini

Baca: VIDEO LINK LIVE STREAMING Manchester City vs Burton Albion Carabao Cup Pukul 02:45 WIB Dini Hari Ini

Dari sisi akomodasi, jika hendak ke Bandara APT Pranoto dari rumahnya di Jl Djuanda 7, ia bisa menumpang taksi online dengan tarif kisaran Rp 47 ribu, atau bus Damri tarif Rp 40 ribu. Jika harus terbang lewat Bandara SAMS Sepinggan dari Samarinda, setidaknya ia harus merogok Rp 300 ribu hingga Rp 350 ribu untuk carter mobil.

Biaya sebenarnya bisa dipangkas jika menggunakan bus Samarinda-Balikpapan Rp 38 ribu, dan ditambah perkiraan Rp 20 ribu menggunakan ojek online.

Saat berangkat beberapa hari lalu, ia pun memandingkan harga tiket termurah baik lewat situs remis maupun situs tiket online semisal Traveloka ke Bandara Soekarno-Hatta dari dua Samarinda dan Balikpapan.

Hasilnya, tiket termurah dari Balikapan ke Jakarta kisaran Rp 900 ribuan. Sementara, dari Samarinda ke Jakarta Rp 1,2 juta. Akhirnya, ia lebih memilih berangkat dari APT Pranoto karena mendapat waktu penerbangan yang cocok, sore hari.

Baca: Teror Bom Terhadap Dua Pimpinan KPK Dinilai Merupakan Bentuk Intimidasi kepada Rakyat

"Hitunganya menurutku, sama saja. Misal selisisih Rp 300 ribu saja, sama saja habis buat charter. Tapi belum lagi capeknya. Belum lagi nunggu, jadwal pesawat yang cocok. Kalau ga pulang buru-buru, saya milih terbang lewat atau tujuan Samarinda," ujarnya seraya menambahkan perlu ada perbaikan di APT Pranoto, misalnya soal penyediaan fasilitas wiffi dan air minum gratis bagi penumpang.

Senada dengan Seni, warga lainnya, Darma yang rutin bolak-balik Jakarta-Samarinda dalam sebulan mengaku, memang ada banyak sisi keuntungan jika terbang melalui Bandara APT Pranoto. Utamanya kemudahan akomodasi dan jarak tempuh.

Meski demikian, ia menggarisbawahi, perbedaan selisih harga antara dua bandara itu, kembali pada keuangan dan kesiapan pribadi masing-masing.

Baca: How to Train Your Dragon 3 Tayang di Bioskop, Simak Sinopsisnya dan Trailernya Dulu Sebelum Nonton

"Kebutuhan perjalanan dinas yang dibiayai sih ga masalah. Kalau dari kantong sendiri yang bisa selisih Rp 400 ribu, bisa bermasalah," ujar pekerja sosial yang masih lajang ini. (*)

Penulis: Nalendro Priambodo
Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved