Terungkap, Warga Paser Pembuat SIM Palsu Mengaku Keahliannya Otodidak

Peralatan pembuat dokumen palsu, mulai dari laptop, mesin press, scaner, alat pemotong hingga kertas berbagai jenis dibelinya sendiri.

Terungkap, Warga Paser Pembuat SIM Palsu Mengaku Keahliannya Otodidak
HO/Polres Balikpapan
Tim Jatanras Polres Balikpapan dipimpin Kanit Jatanras Iptu Musjaya mengamankan 3 tersangka pemalsuan dokumen negara di daerah Batu Kajang, Paser, Kalimantan Timur. 

"Tersangka NS yang diamankan di Balikpapan mengeluarkan biaya untuk SIM B2 sebesar Rp 400 ribu," kata Wiwin.

Gelar Rekonstruksi Pemukulan Mahasiswi yang Sedang Shalat di Masjid, 15 Adegan Diperagakan Pelaku

Ketua KPK Agus Rahardjo Diteror, Ditemukan Benda Mirip Bom di Rumahnya

Lebih lanjut, sang perantara mendapat komisi lebih besar daripada pembuat. Perantara meraup rupiah Rp 300 ribu, sementara pembuat hanya Rp 100 ribu.

"Jauh lebih mahal sesungguhnya peminta SIM ini membayar, ketimbang buat SIM asli," tutur Wiwin.

Tak hanya SIM, sindikat ini juga menerbitkan karti BPJS, KTP, Ijazah sekolah dan surat atau sertipikat pengalaman kerja palsu. "Ada 50 jenis dokumen yang tersangka ini buat," bebernya.

Tak hanya sindikat saja yang dikenakan sanksi pidana. Sang peminta pun turut kena dampak hukum. Kata Wiwin, dirinya menegaskan kepada warga jangan sampai berani memalsukan dokumen diri. Bila ketahuan tentunya ada konsekuensi hukum.

Viral Karena Katering Tak Datang di Resepsi Pernikahan, Mempelai Sebut Banyak Orang Jadi Korban

Durasi Dua Menit, Cuplikan Video Siswi SMK Ditusuk Pria Bertato Terekam CCTV

"Yang menggunakan dan membuat, dua-duanya kena," tegasnya.

Kebanyakan pelanggan sindikat ini adalah orang-orang yang tak lulus pendidikan sekolah, yang hendak melamar pekerjaan. Kebanyakan dari mereka nekat menerbitkan dokumen palsu. (*)

Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Anjas Pratama
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved