Berita Video

VIDEO - Kebakaran di Jalan PM Noor Samarinda, 7 Sepeda Motor Ikut Hangus

Namun, karena lapar, dirinya dan seorang temannya itu menuju rumah makan yang terdapat di seberang jalan untuk membeli ayam goreng.

VIDEO - Kebakaran di Jalan PM Noor Samarinda, 7 Sepeda Motor Ikut Hangus
(TribunKaltim.co/Nevrianto Hardi Prasetyo)
KEBAKARAN GUDANG-Sejumlah petugas melakukan pembasahan pemadaman sebuah gudang  di jalan PM Noor RT 26 Kelurahan Sempaja Selatan Samarinda Utara, Kalimantan Timur, sekitar pukul Rabu(9/1/2019).Selain sebuah  gudang 6 sepeda motor rusak terdampak api kebakaran. 

"Sempat tidur-tidur di dalam, itu pondok untuk istirahat sopir truk saja, saat itu saya bersama seorang teman," jelasnya, Rabu (9/1/2019).

"Karena lapar, dan teman saya itu ingin makan ayam, lalu kami ke rumah makan di depan. Baru pesan, api membesar, membakar pondok dan motor," tambahnya.

Ditanya terkait dengan penyebab api membesar, dirinya mengaku saat sedang di pondok itu, dirinya dan temannya itu tidak sedang merokok.

Di dalam pondok tersebut hanya terdapat kipas angin saja, dan tidak ada barang elektronik lainnya.

"Merokok pun tidak saat itu. Di dalam hanya ada kipas angin saja. Mungkin karena korsleting listrik," jelasnya.

Mirip Kasus RPU, Tersangka Dugaan Korupsi TPU di Balikpapan akan Dibagi ke Cluster-cluster

Meski Belum Berlaku, Ini Keluhan dan Harapan Masyarakat Seputar Penghapusan Bagasi Gratis Lion Air

Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Samarinda, Nursan menjelaskan, kurang dari 15 menit api sudah dapat padam, dan tidak ada bangunan lainnya yang ikut terbakar.

"Api cepat padam. Selain memadamkan, anggota kami juga turut serta membantu warga untuk memindahkan barang-barangnya," ucapnya.

Dia berharap, jika terjadi kebakaran semua pihak terkait dapat menjalankan fungsinya masing-masing, seperti mengatur lalu lintas, mengamankan lokasi kejadian, termasuk mengamankan warga.

"Saya mengharapkan kerja sama semua pihak agar bisa fungsikan perannya masing-masing, jangan saat kebakaran semua berkumpul di sekitar lokasi kejadian. Ada yang mengatur lalu lintas agar tidak macet, agar mudah juga pemadam lewat, ada yang mengamankan disekitar lokasi juga agar tidak ada kejadian barang warga hilang," ucap Nursan.

"Kebiasaan selama ini, saat api belum mati, sudah mencari data, seharunya fungsikan terlebih dahulu fungsi-fungsi masing-masing instansi, ada Dishub, Kepolisian,"tambahnya.

Halaman
123
Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Arif Fadilah
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved