Temui Kepala Bappenas, Gubernur Kaltara Dapat Kabar Pembiayaan Kota Baru Mandiri Tanjung Selor

Irianto Lambrie mengatakan dirinya telah bertemu Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, Rabu (9/1/2019).

Temui Kepala Bappenas, Gubernur Kaltara Dapat Kabar Pembiayaan Kota Baru Mandiri Tanjung Selor
Tribunkaltim.co/ M.Arfan
Masterplan kawasan pusat pemerintahan Provinsi Kalimantan Utara di Kota Baru Mandiri Tanjung Selor yang dipajang di Kantor Gubernur beberapa waktu lalu.  

Temui Kepala Bappenas, Gubernur Kaltara Dapat Kabar Pembiayaan Kota Baru Mandiri Tanjung Selor

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Dari 10 rencana pembangunan Kota Baru Mandiri (KBM) di luar Pulau Jawa, pemerintah (pusat) sementara memprioritaskan dua daerah yakni Tanjung Selor dan Maluku Utara.

Kepastian itu disampaikan Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie melalui keterangan resminya, Kamis (10/1/2019).

Irianto Lambrie mengatakan dirinya telah bertemu Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, Rabu (9/1/2019).

Waduk Teritip Balikpapan Segera Beroperasi, Diprediksi Layani 4.000 Pelanggan, Ini Wilayahnya

Rumah Pengedar Narkoba di Balikpapan Digerebek, Polisi Temukan Sabu dan Senjata

Warga Perumahan Demo, PDAM Samarinda Ambil Alih Jaringan Air dari Developer

Menteri Bambang, sebut Irianto, sudah menyatakan siap mendukung program pembangunan KBM di ibukota Provinsi Kalimantan Utara tersebut. Bahkan Bambang mengikuti perkembang rencana pembangunan KBM Tanjung Selor sedari awal.

"Kata Pak Menteri, pusat tengah memprioritaskan dua KBM cepat terealisasi yaitu Tanjung Selor dan Maluku Utara. Bahkan keseriusan pusat itu ditunjukkan terbitnya Inpres KBM Tanjung Selor tahun lalu," kata Irianto.

Beberapa alternatif pembiayaan untuk realisasi pusat pemerintahan dan KBM Tanjung Selor disodorkan Menteri PPN kepada Gubernur Irianto. Pembiayaan dapat dilakukan melalui skema penganggaran dalam APBN-Perubahan 2019 dan APBN Murni melalui pos anggaran lainnya.

"Karena KBM ini termasuk hal penting. Dasarnya ada, yaitu Inpres," ujarnya.

Alternatif pembiayaan lain yang disodorkan ialah skema loan atau pinjaman.

"Pak Menteri rencananya akan mengecek ke jajarannya dan kementerian lainnya untuk skema loan itu. Bahkan pada saat pertemuan kami kemarin, Pak Menteri langsung meminta salah satu direkturnya untuk mengecek," ujarnya.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Anjas Pratama
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved