Ada 120 Bank Sampah di Balikpapan, Direktur Pendamping Sebut Hanya 4 Persen yang Efektif

Dari sisi efektivitasnya hanya kecil sekitar 4 persen saja, dari 120 Bank Sampah yang berjalan bagus hanya sampai 5 unit saja.

Ada 120 Bank Sampah di Balikpapan, Direktur Pendamping Sebut Hanya 4 Persen yang Efektif
Tribunkaltim.co/ Budi Susilo
Aktivitas masyarakat pada Bank Sampah di daerah Karang Anyar RT 32, Kelurahan Karang Jati, Kecamatan Balikpapan Tengah, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur. 

Biasanya, tambah dia, bank sampah lakukan seleksi dalam memilih sampah yang masuk kategori, sekitar ada 40 jenis sampah, satu di antaranya sampah kertas koran, kardus, dan plastik bekas botol kemasan minum.   

“Kehadiran bank sampah disebuah kota dijadikan sebagai titik penilaian piala Adipura. Bank Sampah terbentuk di lingkungan terdekat warga, yang atasi kelola sampah rumah tangga,” ungkap Sri. 

Selama ini, pihaknya sebenarnya sudah gencar melakukan edukasi dan sosialisasi ke beberapa tempat Bank Sampah, memberikan pengetahuan cara menjalankan organisasi Bank Sampah, termasuk teknis pengelolaan sampah.  

“Mau bentuk saja diberi kemudahan. Di tingkat RT mau ada yang bentuk kami fasilitasi, kami berikan pengetahuan, nanti tinggal kelanjutannya, masing-masing jalan sendiri. Dikelola sendiri secara independen, tidak memakai anggaran daerah,” kata Sri. 

Dia pun berharap, perjalanan tahun 2019 ini, posisi Bank Sampah yang telah muncul ke permukaan Balikpapan untuk bisa lebih menajamkan perannya, tidak sekedar dilahirkan setelah itu berhenti tiada denyut nadi kehidupan. 

“Pekerjaan rumah yang berat dilakukan Bank Sampah itu biasanya mengenai keuangannya. Sampah kita kumpulkan, kemudian mencari pihak ketiga atau pengumpulnya yang susah. Tidak ada kepastian kadang yang membuat tidak berjalan,” tegasnya. 

Perlu Kesadaran Masyarakat Sendiri

Persoalan pengelolaan Bank Sampah di Balikpapan perlu kesadaran dari masing-masing masyarakat. Memang perlu peran pemerintah kota dalam mendampingi supaya Bank Sampah bisa berjalan bagus, satu di antaranya upaya membangun kesadaran masyarakat akan peduli kebersihan lingkungan dengan pengelolaan sampah yang baik dan benar. 

Demikian ditegaskan oleh Jufriansyah, Direktur Eksekutif Perkumpulan Sentra Program Program Pemberdayaan dan Kemitraan Lingkungan Kota Balikpapan kepada Tribunkaltim.co melalui sambungan telepon selulernya pada Senin (14/1/2019). 

Dia jelaskan, bicara mengenai persoalan sampah tidak pernah ada habisnya, selalu temu kendala seakan tiada ada solusi. Seperti halnya pengaturan jam buang sampah di masyarakat saja banyak tidak melaksanakan secara baik, masih ada yang melanggar. 

Halaman
123
Penulis: Budi Susilo
Editor: Anjas Pratama
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved