Lima Saksi tak Hadiri Sidang Kasus RPU KM 13 Balikpapan

Dari 10 saksi di sidang lanjutan dugaan korupsi rumah potong unggas (RPU) KM 13 Balikpapan, lima saksi tak hadir di Pengadilan Tipikor Samarinda.

Lima Saksi tak Hadiri Sidang Kasus RPU KM 13 Balikpapan
TRIBUN KALTIM/NALENDRO PRIAMBODO
SAKSI SIDANG - Lima saksi berasal dari DPRD dan PNS di Pemkot Balikpapan hadir dalam persidangan lanjutan pemeriksaan saksi perkara rumah potong unggas km 13 Kota Balikpapan bersaksi di Pengadilan Tipikor Samarinda, Selasa (15/1). 

Lima Saksi tak Hadiri Sidang Kasus RPU KM 13 Balikpapan, termasuk Ketua Dewan dan Sekkot

TRIBUNAKLTIM.CO, SAMAARNDA - Dari 10 saksi yang dihadirkan dalam sidang lanjutan dugaan korupsi rumah potong unggas (RPU) KM 13 Balikpapan, lima saksi tak hadir di Pengadilan Tipikor Samarinda, Selasa (15/1).

Sepuluh saksi ini, antara lain, tujuh saksi berasal dari unsur anggota dan Ketua DPRD Balikpapan periode 2014-2019, sementara 3 lainnya, dari PNS yang termasuk Sekertaris Kota Balikapapan.

BACA JUGA:

Kliennya Ditahan, Kuasa Hukum Tersangka Dugaan Korupsi RPU Balikpapan Ingatkan Penyidik

Sidang dugaan korupsi rumah potong unggas (RPU) km 13 Balikapapan kembali di gelar di Pengadilan Tipikor Samarinda, Selasa (27/11/2018). 10 dari 32 saksi dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) diambil sumpahnya di hadapan Majelis Hakim.
Sidang dugaan korupsi rumah potong unggas (RPU) km 13 Balikapapan kembali di gelar di Pengadilan Tipikor Samarinda, Selasa (27/11/2018). 10 dari 32 saksi dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) diambil sumpahnya di hadapan Majelis Hakim. (Tribun Kaltim/Nalendro Priambodo)

Dikarenakan pentingnya keterangan kesaksian saksi di persidangan, Ketua Majelis Hakim, Joni Kondolele, kembali menegaskan dan memerintahkan pada Jaksa Penuntut Umum untuk menghadirkan ke-lima saksi yang mangkir.

Joni meminta lima saksi dihadirkan pada persidangan lanjutan, Selasa depan. Jaksa penuntut umum Agus langsung menyanggupi permintaan majelis hakim untuk menghadirkan saksi yang mangkir.

Jika saksi tidak hadir lagi, maka dianggap menghambat proses persidangan. Majelis hakim dapat memerintahkan jaksa untuk memanggil paksa para saksi.

"Kami akan hadirkan minggu depan," jawab JPU Agus sebelum sidang pemeriksaan saksi ditutup.

BACA JUGA:

Sidang Kasus RPU KM 13 Balikpapan, Mantan Ketua Komisi II Akui Ada Usulan Perubahan Anggaran

Penyidik Masih Cari Alat Bukti Tambahan 2 Legislator Balikpapan yang Diduga Terlibat Kasus RPU

Mirip Kasus RPU, Tersangka Dugaan Korupsi TPU di Balikpapan akan Dibagi ke Cluster-cluster

Kliennya Ditahan, Kuasa Hukum Tersangka Dugaan Korupsi RPU Balikpapan Ingatkan Penyidik

Suasana aksi HMI Balikpapan depan Kantor Wali Kota Balikpapan terkait RPU
Suasana aksi HMI Balikpapan depan Kantor Wali Kota Balikpapan terkait RPU (Tribun Kaltim/Aris Joni)

Sementara, lima orang saksi yang hadir memberikan keterangan yakni, 3 orang anggota DPRD Balikpapan, Sabaruddin, Syukri Wahid, Abdul Yajid. Sedangkan, dua saksi lainnya dari PNS Pemkot Balikpapan, yaknk Dede Wahyudi dan Sukaryanto.

Dalam sidang lanjutan ini kasus mulai terkuak dengan pengakuan para saksi dari kalangan pejabat di Pemkot Balikpapan dan DPRD Kota Balikpapan.

Bahkan sudah ada pengakuan, bahwa adanya usulan kenaikan anggaran. Ini diungkapkan mantan Ketua Komisi II DPRD Balikpapan, periode 2009-2014, Abdul Yajid dalam kesaksiannya di hadapan majelis hakim di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Samarinda. (dro)

Penulis: Nalendro Priambodo
Editor: Adhinata Kusuma
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved