Sidang Kasus RPU KM 13 Balikpapan, Mantan Ketua Komisi II Akui Ada Usulan Perubahan Anggaran

Sidang lanjutan pemeriksaan saksi kasus dugaan korupsi Rumah Potong Unggas (RPU) kilometer 13, Balikpapan, mulai terkuak lewat pengakuan saksi.

Sidang Kasus RPU KM 13 Balikpapan, Mantan Ketua Komisi II Akui Ada Usulan Perubahan Anggaran
TRIBUN KALTIM/NALENDRO PRIAMBODO
SAKSI SIDANG - Lima dari 10 saksi berasal dari DPRD dan PNS di Pemkot Balikpapan yang hadir dalam persidangan lanjutan pemeriksaan saksi perkara rumah potong unggas km 13 Kota Balikpapan bersaksi di Pengadilan Tipikor Samarinda, Selasa (15/1). Dari kiri ke kanan, Sabaruddin, Dedy Wahyudi, Sukaryanto, Sukri Wahid, Abdul Yajid. 

Sidang Kasus RPU KM 13 Balikpapan, Mantan Ketua Komisi II Akui Ada Usulan Perubahan Anggaran

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Sidang lanjutan pemeriksaan saksi di kasus Rumah Potong Unggas (RPU) kilometer 13, Balikpapan, mulai terkuak dengan pengakuan para saksi dari kalangan pejabat di Pemkot Balikpapan dan DPRD Kota Balikpapan.

Bahkan sudah ada pengakuan, bahwa adanya usulan kenaikan anggaran. Ini diungkapkan mantan Ketua Komisi II DPRD Balikpapan, periode 2009-2014, Abdul Yajid dalam kesaksiannya di hadapan majelis hakim di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Samarinda.

Sidang yang dipimpin majelis hakim Joni Kondolele didampingi Burhanuddin dan Arwin. Menghadirkan 10 saksi dari Pemkot dan DPRD Kota Balikpapan.

BACA JUGA:

Penyidik Masih Cari Alat Bukti Tambahan 2 Legislator Balikpapan yang Diduga Terlibat Kasus RPU

Mirip Kasus RPU, Tersangka Dugaan Korupsi TPU di Balikpapan akan Dibagi ke Cluster-cluster

Kliennya Ditahan, Kuasa Hukum Tersangka Dugaan Korupsi RPU Balikpapan Ingatkan Penyidik

 

Suasana aksi HMI Balikpapan depan Kantor Wali Kota Balikpapan terkait RPU
Suasana aksi HMI Balikpapan depan Kantor Wali Kota Balikpapan terkait RPU (Tribun Kaltim/Aris Joni)

Dalam keterangan Yajid, ia mengakui ada pertemuan yang berbuah kesepakatan untuk menaikan anggaran pengadaan pembebasan lahan RPU dari Rp 2,5 miliar menjadi Rp 12,5 miliar.

Pertemuan itu, berlangsung Minggu, 23 November 2014 siang.

"Ada, kami mengajak Ketua DPRD Balikpapan (Abdulloh untuk rapat) di ruang kerja Ketua DPRD. Yang hadir saya, Muchlis (anggota DPRD Komisi II) dan AW-Andi Walinono (Sekertaris Komisi II)," beber Yajid, menjawab pertanyaan dari Jaksa Penuntut Umum Agus yang didampingi, jaksa Enang Sutardi dan Melva di persidangan Tipikior Samarinda, Jalan M Yamin, Selasa (15/1).

Dalam pertemuan itu, ditanya JPU apakah langsung ada persetujuan? "Belum ada persetujuan, tapi, nanti di bahas di rapat gabungan (OPD dan Banggar keesokan harinya," lanjutnya.

Menurut dia, dalam pertemuan itu sekretaris komisi, Andi Walinono yang berperan aktif mengusulkan anggaran pembebasan lahan seluas 2,5 hektare itu, naikan menjadi Rp 12,5 miliar.

BACA JUGA:

Penyidik Masih Cari Alat Bukti Tambahan 2 Legislator Balikpapan yang Diduga Terlibat Kasus RPU

Mirip Kasus RPU, Tersangka Dugaan Korupsi TPU di Balikpapan akan Dibagi ke Cluster-cluster

Kliennya Ditahan, Kuasa Hukum Tersangka Dugaan Korupsi RPU Balikpapan Ingatkan Penyidik

 

Halaman
12
Penulis: Nalendro Priambodo
Editor: Adhinata Kusuma
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved