Petani Sawit

Solusi Meringankan Beban Penderitaan Petani Kebun Plasma, Pabrik Long Pinang Akan Dioperasikan

Solusi untuk petani kebun plasma ini yang disepakati dalam pertemuan yang dihadiri petani kebun plasma dengan PTPN XIII di ruang Sadurengas

Solusi Meringankan Beban Penderitaan Petani Kebun Plasma, Pabrik Long Pinang Akan Dioperasikan
Tribun Kaltim/Sarassani
Tandan Buah Sawit (TBS) yang dijual petani sawit di loading ramp Desa Janju Kecamatan Tanah Grogot 

Solusi Meringankan Beban Penderitaan Petani Kebun Plasma, Pabrik Long Pinang Akan Dioperasikan 

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER – Untuk membantu petani kebun plasma Kabupaten Paser, PTPN XIII akan mengoperasikan kembali pabrik minyak sawitnya di Long Pinang.

Sementara mesin pabrik diperbaiki, PTPN XIII juga akan memfasilitasi petani kebun plasma agar bisa menjual Tandan Buah Segar (TBS) ke pabrik minyak sawit perusahaan lain.

Solusi untuk petani kebun plasma ini yang disepakati dalam pertemuan yang dihadiri petani kebun plasma dengan PTPN XIII di ruang Sadurengas, Senin (14/1/2019).

Rapat fasilitasi dipimpin Asisten Ekonomi Setda Paser Hj Ina Rosana dan dihadiri Ketua DPRD Paser H Kaharuddin, Wakil Ketua DPRD Paser Hj Ridhawati Suryana dan Ketua Komisi I DPRD Paser H Abdullah.

“Kami memfasilitasi petani kebun plasma dengan PTPN XIII, karena sudah beberapa bulan ini pabrik PTPN tidak membeli Tandan Buah Segar (TBS) kebun plasma. Menjual ke pabrik perusahaan lain pun tidak boleh karena kontraknya kan dengan PTPN XIII, makanya hanya PTPN XIII yang bisa memfasilitasi petani kebun plasma menjual ke pabrik perusahaan lain,” kata Ina.

Dalam rapat yang dihadiri B Siahaan dari Asosiasi Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) dan Karnisius dari Forum Petani Kelapa Sawit (FPKS) Paser ini terungkap pula, bahwa jalinan kemitraan antara petani kebun plasma dengan PTPN XIII sudah terhenti sejak tahun 2014.

TBS petani plasma tidak masuk, PTPN XIII pun merugi.

Kondisi keuangan perusahaan yang tidak sehat ini membuat petani plasma kebingungan menjual TBS, belum lagi ditambah dengan persoalan rendahnya harga jual TBS, penderitaan petani kebun plasma pun semakin berat.

“Pabrik di Long Pinang akan dioperasikan kembali oleh PTPN XIII di bulan Maret 2019 ini. Sementara menunggu pabrik beroperasi, Pemkab dan DPRD Paser meminta PTPN XIII untuk mengkoordinasikan ke pabrik perusahaan lain agar mau menerima TBS petani kebun plasma,” ucapnya.

Sementara itu, Kabag Plasma AV Thomas mewakili Manajemen PTPN XIII Pontianak mengatakan demi kepentingan yang lebih besar, yakni mensejahterakan petani, PTPN XIII akan melaksanakan solusi yang disepakati bersama.

“Demi kepentingan petani, berdampak positif pada pembangunan di Kabupaten Paser, kita (PTPN XIII) bersedia membantu,” kata Thomas.

Pada kesempatan yang sama, Ketua DPRD Paser H Kaharuddin menyambut baik tercapainya solusi yang disepakati petani plasma dan PTPN XIII.

“Semoga menjadi awal perbaikan nasib petani kelapa sawit dan petani semakin terlindungi oleh Peraturan Daerah (Perda) Tata Niaga Sawit, yang tidak lama lagi disosialisasikan untuk diundangkan,” kata Kaharuddin. (aas)

Penulis: tribunkaltim
Editor: Martinus Wikan
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved