Pancasila dan UUD

Anggota Komisi X DPR RI Zuhdi Yahya Bangga Pelajar Samarinda Hafal Pancasila dan UUD 1945

Menurut dia, tentang 4 pilar harus diperkenalkan dan terus disosialisasikan kepada siswa-siswi di sekolah. Karena dalam 4 pilar mencakup dalam

Anggota Komisi X DPR RI Zuhdi Yahya Bangga Pelajar Samarinda Hafal Pancasila dan UUD 1945
TRIBUNKALTIM.CO / IMADUDDIN ABDUR RACHIM
Ketua KONI Kalimantan Timur, Zuhdi Yahya, hadir dalam pertandingan perdana Persiba Balikpapan Vs Sriwijaya FC dalam Piala Gubernur Kaltim 2018. 

Anggota Komisi X DPR RI Zuhdi Yahya Bangga Pelajar Samarinda Hafal Pancasila dan UUD 1945

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Banyak cara menyosialisasikan tentang pentingnya empat (4) Pilar MPR RI. Tidak hanya dikalangan kelompok intelektual, tokoh masyarakat dan akademik. Tetapi perlu disosialisasikan ke siswa-siswi di SMK Kesehatan di Jalan Perjuangan II, Samarinda. 

Anggota Komisi X DPR RI dari Partai PDI Perjuangan ini, menyambangi SMK Kesehatan di Samarinda, Selasa (15/1) kemarin. Dihadapan ratusan siswa, Zuhdi memaparkan tentang pentingnya 4 pilar kebangsaan. 

Menurut dia, tentang 4 pilar harus diperkenalkan dan terus disosialisasikan kepada siswa-siswi di sekolah. Karena dalam 4 pilar mencakup dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. 

“Nilai-nilai kebangsaan kita ditetapkan dalam 4 Pilar MPR RI. Yaitu, Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, UUD 1945 dan NKRI. Ke 4 Pilar ini harus di pahami oleh masyarakat agar tidak terjadi penyimpangan pemahaman tentang kebangsaan dan kenegaraan, yang jika dipahami tidak sesuai dalam 4 pilar, kelak menimbulkan pada konflik sosial," tutur Zuhdi Yahya, kepada Tribun, Selasa (15/1/2019). 

Dalam kesempatan itu, Zuhdi mengingatkan siswa-siswi tentang nilai-nilai kebangsaan harus diamalkan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.

"Sehingga akan tercapai keadilan dan keserasian dalam kehidupan di masyarakat," kata Caleg DPRD Provinsi Kaltim, daerah pemilihan Kota Samarinda. 

Ia menambahkan, Pilar 4 Kebangsaan tidak hanya menjadi pegangan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Tetapi, dapat membangun karakter bangsa. 

"Karakter bangsa yang tertuang dalam 4 Pilar, adalah tugas bersama dengan mengimplementasikan perilaku dan keteladanan yang baik dalam kehidupan bermasyarakat. Ini dalam hal mengamalkan makna 4 pilar," ucap Zuhdi, dihadapan ratusan peserta yang terdiri dari murid-murid dan guru SMK Kesehatan.

Usai memaparkan tentang 4 Pilar Kebangsaan, berinteraksi langsung dengan siswa-siswi. Zuhdi mencoba memberikan pertanyaan dengan lima lambang dasar negara.

“Saya senang ketemu dengan anak-anak. Dan saya bangga karena mereka ternyata tetap hafal sila-sila yang di dalam Pancasila. Termasuk dengan lambang-lambangnya," ungkapnya.

Bahkan, lanjut dia, siswa-siswi juga hafal dengan pasal-pasal penting yang ada di dalam UUD 1945. Misalnya, seperti Pasal 29, Pasal 35, dan pasal-pasal lain yang ada di dalam UUD 1945

“Saya berharap melalui sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan ini, generasi muda Indonesia tidak melupakan nilai-nilai luhur yang ada di dalam 4 Pilar Kebangsaan tersebut. Karena 4 Pilar Kebangsaan ini pada akhirnya adalah untuk memperdalam wawasan tentang berbangsa dan bernegara,” pungkas  Zuhdi. (bud)

Penulis: tribunkaltim
Editor: Martinus Wikan
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved