Selasa, 19 Mei 2026

Kapolres PPU AKBP Sabil Umar Mengaku Sering Stres, Terungkap Hal Ini Penyebabnya

Kapolres Penajam Paser Utara (PPU) AKBP Sabil Umar mengaku, sering mengalami stres saat terjadi kecelakaan lalulintas (Lakalantas).

Tayang:
Penulis: Samir |
TRIBUN KALTIM/SAMIR
Kapolres AKBP Sabil Umar saat berfoto bersama dengan komunitas saat rakor, Kamis (17/1/2019). 

Kapolres PPU AKBP Sabil Umar Mengaku Sering Stres, Terungkap Hal Ini Penyebabnya

Laporan wartawan tribunkaltim. Co, Samir Paturusi

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM -  Kapolres Penajam Paser Utara (PPU) AKBP Sabil Umar mengaku, sering mengalami stres saat terjadi kecelakaan lalulintas (Lakalantas), apalagi bila sampai mengakibatkan korban meninggal dunia.

Apalagi setiap melakukan rapat di Mapolda Kaltim, persoalan lakalantas menjadi sorotan utama.

Di hadapan anggota komunitas motor dan sejumlah SKPD, Kamis (17/1/2019), Sabil mengatakan, selama ini sering terjadi lakalantas yang menyebabkan korban meninggal dunia.

"Terakhir ini adalah lakalantas di Lawe-lawe yang korban meninggal dunia. Ini yang kadang saya stres kalau ada lakalantas," jelasnya.

BREAKING NEWS - Lakalantas di Penajam, Jamiluddin Tewas Terlindas Truk CPO

Bahkan tahun lalu saat Operasi Ketupat menjelang Lebaran Idul Fitri, saat itu baru dua hari digelar operasi, namun sudah terjadi lakalantas yang menyebabkan korban meninggal.

Bahkan saat rapat di Polda Kaltim, sempat disorot karena saat operasi malah terjadi lakalantas dan menyebabkan meninggal dunia.

Ia mengaku bila terjadi lakalantas berawal dari pelanggaran lalu lintas.

VIDEO - Lakalantas, Truk Bermuatan Menabrak Rombong Soto di Depan DPRD Kaltim

Sabil mengatakan, lakalantas ini bisa dihindari bila para pengendara menaati peraturan lalu lintas.

Sabil mengatakan, untuk menurunkan angka lakalantas ini akan digelar Millinneal Road Safety Festival yang rencananya akan digelar 17 Maret mendatang.

Ia mengakui bahwa generasi milenial ini paling rawan penyebab lakalantas.

Anggota Paspampres Tewas dalam Lakalantas di Bogor, Alami Cedera Berat di Kepala

Berbeda dengan orang tua, apalagi kalau mereka bersama istri dan anak.

"Beda kalau remaja atau pemuda, saat mereka berkendara masih sering terpancing. Kami minta agar festival ini bisa terlaksana dengan sukses, " ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved