Satwa Dilindungi Penyu Lekang Olive Ridley Turtle Terjaring Nelayan Manggar, Begini Nasibnya

Seorang nelayan di Manggar, saat berlayar mencari ikan di tengah laut tidak sengaja mendapat penyu beberapa hari yang lalu.

Satwa Dilindungi Penyu Lekang Olive Ridley Turtle Terjaring Nelayan Manggar, Begini Nasibnya
HO/Hery Saputro
Penyu Lekang atau Olive Ridley Turtle yang berbahasa latin Lepidochelys olivacea ditemukan oleh nelayan Manggar Balikpapan Timur pada 16 Januari 2019 dalam kondisi normal dan sehat. 

Satwa Dilindungi Penyu Lekang Olive Ridley Turtle Terjaring Nelayan Manggar, Begini Nasibnya

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co Budi Susilo

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN – Seorang nelayan di Manggar, Kecamatan Balikpapan Timur, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur saat berlayar mencari ikan di tengah laut tiada sengaja mendapat penyu beberapa hari yang lalu.

Saat memberikan keterangan kepada Tribunkaltim.co, Hery Saputro, Koordinator Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Manggar Dinas Perikanan dan Kelautan Kota Balikpapan, menyatakan, nelayan Manggar bernama Yanto tidak sengaja menjaring penyu yang masuk ketegori satwa yang dilindungi dan dianggap rawan punah.

“Yang ketangkap penyu jenis Lekang. Kena jaring ikan milik nelayan Yanto. Di serahkan ke kami ketika menepi,” ungkapnya pada Kamis (17/1/2019) di Manggar, Balikpapan Timur.

Produsen dan Pedagang Menjual Diam-diam Aksesoris Sisik Penyu

Keberadaan Penyu Lekang atau yang bernama lain Olive Ridley Turtle yang berbahasa latin Lepidochelys Olivacea merupakan satwa yang berkategori langka, jenis penyu yang masuk dilindungi oleh aturan perundang-undangan Republik Indonesia.

Pihak tim TPI Manggar Balikpapan melakukan identifikasi atas penempuan Penyu Lekang tersebut, terungkap fisik penyu ini berjenis kelamin betina, memiliki panjang tubuh 72 centimeter, lebar tubuh 60 centimeter dan tubuhnya berbobot 21,5 kilogram.

“Waktu kena jaring ikan, si penyu dalam kondisi sehat dan normal, tidak ada kejanggalan apa pun. Tidak cacat atau luka sesuatu,” ujar Hery, yang aktif juga sebagai penyelam profesional asal Balikpapan ini. 

Polres Berau Tegaskan, Pemburu Penyu Terancam Hukuman 5 Tahun atau Denda Rp 100 Juta

Tidak berlangsung lama, ungkap Hery, tepat pada 16 Januari 2019 sore, dilakukan pelepasliaran kembali ke alamnya, dilepaskan ke muara Sungai Manggar saat kondisi air sedang pasang dan dalam kondisi air jernih.

“Saya bersama tim disaksikan langsung sama Ipung, dari aktivis konservasi bird lover. Sudah resmi kami lepasliarkan seekor Penyu Lekang,” ungkapnya. 

Halaman
12
Penulis: Budi Susilo
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved