Ini Penampakan 3 Merek Kosmetik Ilegal dan Lokasi Salonnya di Balikpapan

HS dijual di salon yang terletak di Jalan Syarifudin Yoes Perum Pelangi Residence Blok H Nomor 06, Sepinggan Baru Balikpapan Selatan.

Ini Penampakan 3 Merek Kosmetik Ilegal dan Lokasi Salonnya di Balikpapan
Tribunkaltim.co/ Fachri Ramadhani
Kosmetik Ilegal merek LS yang dijual di salon kecantikan Jalan Sultan Hasanuddin RT 37 Nomor 46, Baru tengah Balikpapan Barat 

Ini Penampakan 3 Merek Kosmetik Ilegal dan Lokasi Salonnya di Balikpapan

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Pengungkapan kosmetik ilegal di Kota Balikpapan oleh kepolisian sukses mencuri perhatian publik.

Pasalnya, 3 merek kosmetik racikan dari para tersangka cukup terkenal di kalangan kaum hawa Balikpapan.

Adalah kosmetik ilegal merek Hanny Salon (HS), LS Beauty Skin dan Racikan Rania (RR), masing-masing diperjualbelikan di Salon yang berbeda di Kota Balikpapan.

HS dijual di Salon yang terletak di Jalan Syarifudin Yoes Perum Pelangi Residence Blok H Nomor 06, Sepinggan Baru Balikpapan Selatan.

DBD Mulai Serang Warga, Wakil Ketua DPRD PPU Minta Dinkes Langsung Lakukan Fogging

Walikota Balikpapan Serahkan Bantuan Rp 1, 5 Miliar ke Warga Mataram Pulau Lombok

Kisah Gracia Chrisfabiani, Tenaga Bidan di Pedalaman Kalimantan Timur yang Pernah Dikalahkan Dukun

LS dijual di salon kecantikan Jalan Sultan Hasanuddin RT 37 Nomor 46, Baru tengah Balikpapan Barat. Sementara RR di salon Jala A Wahab Syahrani nomor 14 RT 001, Batu Ampar Balikpapan Utara.

"Masing-masing (bahan oplos) ditaruh ditempat (cup), dilabel. Ada label HS, LS, dan Racikan Rania (RS). Tak ada hubungan antar mereka bertiga. Masih akan kami kembangkan. Mereka buat di rumah," kata Kapolres Balikpapan AKBP Wiwin Fitra.

Kosmetik Ilegal Merek HS
Kosmetik Ilegal Merek HS (Tribunkaltim.co/ Fachri Ramadhani)

Pengakuan tersangka kepada petugas, konsumen mereka banyak di Balikpapan. Mulai dari remaja hingga para ibu. Biasanya konsumen datang langsung ke salon. Ditawarkan perawatan kecantikan gunakan produk kosmetik ilegal tersebut.

Selain itu alat kosmetik ilegal tersebut juga bisa didapatkan dengan cara dipesan melalui akun media sosial salon.

Kata Wiwin, disinyalir efek pemakaian kosmetik ini bisa menyebakan iritasi kulit, gatal-gatal hingga penyakit kulit lainnya. Pihaknya masih dalam kandungan bahan-bahan yang dibeli melalui pesan online.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Anjas Pratama
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved