Lebih Dekat Dengan

Celni Yakin 3 Perusda Bisa Dioptimalkan, Target Sumbang PAD dan Serap Naker di Samarinda

Celni Yakin 3 Perusda Bisa Dioptimalkan, Target Sumbang PAD dan Serap Naker di Kota Samarinda

Celni Yakin 3 Perusda Bisa Dioptimalkan, Target Sumbang PAD dan Serap Naker di Samarinda
IST
Celni dah keluarganya 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Belum optimalnya pendapatan asli daerah (PAD) dari tiga perusahaan daerah (perusda) di Samarinda perlu mendapatkan support dan pengawasan dalam mengelola dan mengembangkan bisnis. Jika Pemkot Samarinda dan mitra kerjanya DPRD punya komitmen bersama, Celni Pita Sari yakin bisa optimal hasilnya.

Menurut dia, perusda yang punya potensi menyumbang PAD, harus mendapatkan dukungan dan dorongan untuk dikembangkan. Namun persoalannya, pengelolaan manajemen dan penyertaan modal.

"Contoh, PDAM Tirta Kencana. Saya melihat Perusda ini sangat potensial. Tapi terkendala mengembangkan sistem pelayanannya. Ini ada kaitannya dengan kebutuhan anggaran juga," kata Celni, yang menjabat Ketua Garda Pemuda NasDem Kaltim, Minggu (20/1).

Baca: Ranting SD 005 Raih Juara Umum Kejuaraan Karate Inkanas Kapolresta Cup VI 2019

Celni menambahkan, berdasarkan informasi, sejak menaikan tarif menyubangkan PAD senilai Rp 7 miliar. "Padahal, banyak pelanggan yang mengeluh aliran airnya kadang tidak lancar. Masih bisa sumbang Rp 7 miliar. Apalagi kalau benar-benar lancar penyaluranya, bisa lebih sumbang PAD," kata Caleg DPRD Kota Samarinda Dapil Samarinda Ulu.

Sementara, Perusda Pergudangan dan Aneka Usaha yang belum terlihat hasilnya sejak didirikan tahun 2008. Perusda PD PAU berdiri berdasarkan Perda Nomor 18 Tahun 2008.

Celni mengatakan, perusda ini sempat diberitakan Tribun. Karena belum bisa memberikan kontribusi. Alasannya, selain soal manajeman, kendala ketiadaan penyertaan modal menyulitkan perusahaan ini bersaing dengan perusahaan lain.

Menurut dia, hal ini harus mendapat perhatian khusus dari lembaga pemerintahan. Perusda PD PAU bisa optimal jika disupport penyertaan modal dan dibantu dalam mengembangkan manajemen bisnis.

Baca: Bawaslu RI Luncurkan Keluarga Anti Politik Uang, Ini Tujuannya

Sementara, Perusda Bank Perkreditan Rakyat (BPR) telah menyumbangkan kontribusi PAD Rp 1 miliar. Menurut dia, Perusda BPR punya potensi menyumbangkan PAD lebih dari itu. Karena, bisnis pinjaman dana ini memiliki semua segmen. (bud/*)

Penulis: Budhi Hartono
Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved