Hanya Konsumsi Susu Tanpa Lemak, Berat Badan Titi Wati dari 220 Kg Diharapkan Bisa Turun 25 Kg/Bulan

Titi Wati, perempuan berbobot 220 kg pasca Operasi Bariatrik atau pengecilan lambung yang telah alami beberapa perubahan.

Hanya Konsumsi Susu Tanpa Lemak, Berat Badan Titi Wati dari 220 Kg Diharapkan Bisa Turun 25 Kg/Bulan
Banjarmasin Post/faturahman
Titi Wati alias Sintia (37) warga Jalan G Obos XXV Gang Bima, yang dikenal dengan wanita tergemuk di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Jumat (11/1/2019) pagi ini di evakuasi dari rumah kontrakannya ke RS Doris Sylvanus Palangkaraya. 

Selain itu, tim evakuasi juga menyediakan mobil pemadam kebakaran (Damkar) untuk membantu tim melakukan evakuasi Titi termasuk mobil pikap bedar untuk membawanya ke rumah sakit.

Titi Wati kemudian dikabarkan menjalani Operasi Bariatrik atau pengecilan lambung pada 15 Januari 2019 lalu.

Proses operasi tersebut dijalani selama tiga jam oleh belasan dokter yang telah menanganinya sejak lima hari sebelumnya.

16 Dokter Dikerahkan Tangani Titi Wati, Penderita Obesitas Asal Palangkaraya

Penderita obesitas Titi Wati berdiap untuk dievakuasi ke di RSUD dr Doris Sylvanus Palangkaraya, untuk mendapatkan perawatan intensif, Selasa (15/1/2019). Wanita berbobot 220 kg tersebut mulai menjalani operasi perdana untuk menyusutkan obesitasnya hari ini. BANJARMASIN POST/FATURRAHMAN
Penderita obesitas Titi Wati berdiap untuk dievakuasi ke di RSUD dr Doris Sylvanus Palangkaraya, untuk mendapatkan perawatan intensif, Selasa (15/1/2019). Wanita berbobot 220 kg tersebut mulai menjalani operasi perdana untuk menyusutkan obesitasnya hari ini. BANJARMASIN POST/FATURRAHMAN (BANJARMASIN POST/FATURRAHMAN)

Menurut Wakil Direktur RS Doris Sylvanus Palangkaraya dr Theodorus Sapta Atmadja, kondisi Titi membaik.

Pasca jalani operasi, Titi Wati juga mendapat kunjungan dari istri Gubernur Kalteng, Yulistra Ibo yang memberikan dukungan.

Kepada Pers, usai menjenguk ke ruang perawatan Titi Wati, Yulistra Ivo mengatakan, kondisi pasien obesitas tersebut membaik, bisa posisi miring dan duduk dalam waktu singkat.

Selama beberapa hari ditangani oleh pihak rumah sakit, yang bersangkutan mulai bisa duduk sebentar dan badan dalam posisi miring, demikian juga dengan pemeriksaan lainnya masih stabil sehingga bisa dilakukan operasi.

Sebelumnya diketahui bahwa Titi hanya bisa tengkurap di kamarnya karena saat berbaring dirinya justru merasa sesak.

Bahkan untuk segala kebutuhannya, Titi selalu dibantu oleh sang anak, Herlina yang kini berusia 19 tahun.

Kondisi  Titi Wati yang sudah bisa duduk sebentar tersebut didapatkannya bukan dengan mudah.

Halaman
123
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved