Dilanda DBD, Pasien Terpaksa Rawat Inap di Lorong Rumah Sakit

Tindakan awal sangat penting. Kita jangan tunggu sampai parah,” tegasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, DBD telah merenggut satu nyawa

Dilanda DBD, Pasien Terpaksa Rawat Inap di Lorong Rumah Sakit
TRIBUN KALTIM/GEAFRY NECOLSEN
KUNJUNGI PASIEN - Bupati Berau Muharram saat mengunjungi para pasien DBD di RSUD Abdul Rivai. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG RESEB - Bupati Berau Muharram didampingi sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengunjungi pasien-pasien DBD, Senin (21/1) di RSUD Abdul Rivai.

Kasus DBD ini mengalami peningkatan selama musim penghujan, yakni bulan November 2018 lalu. Bahkan peningkatan ini membuat sejumlah pasien terpaksa dirawat di lorong rumah sakit.

Muharram mendatangi satu per satu pasien yang sebagian besar merupakan anak-anak kecil. Muharram memberikan dukungan moril kepada para orangtua pasien agar tetap semangat mendampingi dan merawat hingga anak-anaknya sembuh.

Baca: DPA Molor, Pegawai di Pemkab Kutim Bisa Tidak Gajian

Baca: Ini yang Membuat Bupati Muharram Gugup Masuk Ruang Sidang PA

Usai mengunjungi pasien, Muharram menyampaikan bahwa kasus DBD ini harus secepatnya ditangani dengan serius.

Karena kasus ini telah memakan satu korban jiwa. Ia mengarahkan agar Dinas Kesehatan segera melakukan tindakan. “Dinkes langsung ke lapangan melihat kondisi lingkungan pasien. Kalau memang ada potensi DBD secepatnya diatasi,” katanya.

Baca: Update Prostitusi Online - Polisi Sebut Inisial 20 Artis, Satu Persatu Bakal Dipanggil Tiap Pekan

Baca: Titus Bonai Pilih Bermain Futsal daripada Merumput Bersama Borneo FC

Ia juga mengatakan bahwa masyarakat harus cepat melakukan pemeriksaan jika menemukan gejala-gejala DBD. Jangan sampai menunggu hingga berhari-hari kemudian membawa ke rumah sakit atau puskesmas.

“Tindakan awal sangat penting. Kita jangan tunggu sampai parah,” tegasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, DBD telah merenggut satu nyawa warga Berau pada bulan Desember kemarin.

Baca: Sisipkan Kata Cinta dan Hormat, Sudjiwo Tedjo Minta Najwa Shihab tak Dijadikan Moderator Debat

Baca: Tantangan Donald Cerrone Berbalas Sahutan Conor McGregor

Karena itu, pihaknya mengimbau agar masyarakat melakukan program 3M di lingkungan rumahnya masing-masing. Mengingat saat ini merupakan musim hujan, sehingga barang-barang yang berpotensi sebagai genangan air harus dihilangkan.

Sementara Kepala Dinkes Berau, Totoh Hermanto mengatakan bahwa gejala-gejala awal DBD ini adalah demam ditandai dengan bintik-bintik merah. Ia mengatakan bahwa jika gejala ini sudah diketahui masyarakat harus cepat melakukan pemeriksaan.

“Demam apapun yang dialami harus cepat diperiksakan. Jadi bukan hanya DBD saja, ini merupakan langkah antisipasi yang pertama,” tegasnya. (*)

Penulis: Geafry Necolsen
Editor: Ahmad Bayasut
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved